oleh

Polda Sulsel Bakal Gelar Lomba Lagu Daerah Virtual Sambut HUT Bhayangkara ke 74

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel bakal menggelar lomba nyanyi lagu daerah. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 74.

Ada sejumlah hadiah menarik yang disiapkan. Para peserta akan memperebutkan uang tunai puluhan juta rupiah.

Kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, karya para peserta akan dinilai mulai dari juara pertama hingga harapan tiga.

“Juara 1 Rp15.000.000, Juara 2 Rp10.000.000, Juara  3 Rp.7.500.000,   Harapan 1 Rp5.000.000,  Harapan  2 Rp3.000.000,  Harapan 3 Rp2.000.000, dan juga hadiah hiburan,” sebutnya melalui keterangan resmi yang diterima WAHANAINFOTA, Minggu (07/06/2020).

“Jadi sekali lagi, saya ajak silakan segera mendaftar. Dan perlu diinformasikan ke masyarakat, pendaftaran dan penyerahan hasi rekaman virtual batas waktunya hingga 15 Juni 2020. Diterima di Polres masing-masing,” lanjut Kombes Pol Ibrahim.

Meski begitu, lomba ini memiliki syarat atau ketentuan. Para peserta harus berusia 16 sampai 23 tahun.

Itu pun, para peserta  belum menjuarai kontes/audisi di tingkat daerah mau pun nasional. Juga, belum pernah membuat album/rekaman komersial.

“Silakan mendaftar di Polres setempat, bagi anda yang  berumur 16 s/d  23 tahun,” terang perwira polisi berpangkat tiga bunga melati ini.

Lanjut Kombes Pol Ibrahim, peserta yang telah mendaftarkan diri, agar membuat rekaman video live tanpa editan. Disertai dengan iringan alat musik, seperti gitar.

Tak hanya itu, para peserta juga diwajibkan menggunakan pakaian adat (daerah). Disesuaikan dengan lagu yang dinyanyikan. Sebab, Polda Sulsel berupaya melestarikan budaya daerah. Dan guna meningkatkan wawasan kebangsaan para pemuda.

“Lagu yang dibawakan merupakan versi original bukan versi cover. Lagu-lagu telah ditentukan  yaitu  lagu makassar (Ati raja, Ana kukang, Tenna ruanna,Alle mama tea bilang, dan Minasa riboritta) , lagu Bugis (Sara lao, Balo lipa, Janci mutaroe, dan Tana ogi wanuakku) dan lagu Toraja (Tondokku, Sarira parerung, Tto meppare),” jelasnya.

Kombes Pol Ibrahim menambahkan, lomba tingkat kabupaten dilaksanakan di tiap Polres dengan konsep lomba secara virtual.

Hasilnya, akan melahirkan juara pertama dan kedua untuk tingkat kabupaten. Selanjutnya akan dinilai pada tingkat provinsi.

“Jadi tim penilai dari kalangan musisi dan pemerhati budaya yang dianggap mampu di wilayah masing-masing,  peserta yang lolos ketingkat  Provinsi akan diikutkan dalam lomba final acara live di TVRI Sulsel, dan akhirnya penyerahan hadiah dilaksanakan  pada acara peringatan hari HUT Bhayangkara ke-74,” tutup dia. (bs)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed