WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Menuju kontestasi Pilwalkot Makassar 2020, Pasangan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Fatmawati Rusdi dinilai adalah pasangan yang mempunyai persiapan paling matang. Mempertimbangkan berbagai faktor, kalangan mengakui kandidat dengan jargon ADAMA bisa memenangkan kontestasi.
Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Firdaus Muhammad, menilai bahwa Pilwalkot Makassar yang berpotensi mengikutkan empat pasangan kandidat sangat menguntungkan Danny Pomanto-Fatmawati.
“Empat pasangan untungkan DP (Danny Pomanto) sebagai petahana yang memahami peta politik Makassar,” beber Firdaus kepada awak media, Jumat (7/8/2020). Walaupun demikian, kata dia, kandidat lain tetap mesti diperhitungkan.
Pandangan Firdaus memang sangat berdasar. Terlebih dengan mengamati dua lembaga yang merilis hasil survei jelang Pilwalkot Makassar. Hasilnya, menempatkan duet Danny Pomanto-Fatmawati di posisi teratas.
Pertama, hasil survei GSI. Danny Pomanto-Fatmawati mengantongi elektabilitas 36,8%. Kedua, hasil survei IRC yang rilis, Danny Pomanto stabil di posisi pertama dengan elektabilitas 27,8%.
Selain faktor Danny Pomanto sebagai petahana, kehadiran Fatmawati juga bisa menjadikan peluang menang lebih besar. Terlebih lagi Wakil Bendahara Umum DPP NasDem itu bisa jadi satu-satunya figur perempuan pada Pilwalkot Makassar.
“Ibu Fatma sendirian perempuan yang ikut dalam kontestasi. Dengan posisi seperti itu, maka hampir dipastikan bahwa isu gender di Makassar bisa dimenangkan,” kata Wahyudi Kasrul, dari lembaga survei dan konsultan politik Indonesia Lokal Victory (ILV).
Wahyudi menekankan, Fatmawati yang notabene mantan Anggota DPR RI tinggal menggenjot popularitas dan elektabilitas sampai pada momen pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang. “Ibu Fatma punya potensi yang sangat besar,” beber Wahyudi. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…