Categories: Politik

Beri Perhatian Penuh Terhadap Dinamika Sosial Di Makassar, Danny Didukung Penuh Oleh Kelompok Penggerak Sosial

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Masa kepemimpinan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto selama menjabat Wali Kota Makassar periode lalu, meninggalkan kesan tersendiri bagi komunitas Penggerak sosial di Makassar. Mereka ingin Danny Pomanto memimpin daerah ini untuk kedua kalinya demi melanjutkan kembali apa yang sudah dihadirkan di Makassar pada periode yang lalu.

Kelompok penggerak sosial kota Makassar, Lois Community, menilai cara Danny Pomanto menata Kota Makassar patut mendapat apresiasi. Dari kacamata mereka, kondisi saat ini jauh mengalami penurunan.

“Selama Pak Danny menjabat kita lihat bagaimana pengelolaan sampah, misalnya, lorong-lorong yang bersih dan tertata. Bandingkan dengan sekarang! Survei kami di lapangan banyak sekali masyarakat yang mengeluh tentang sampah. Lorong sudah tidak terawat lagi,” beber Dewi Natalia, Ketua Lois Community, kepada awak media, Jumat (7/8/2020).

Lois Community yang juga membina anak-anak jalanan dan pemulung telah menikmati bagaimana perhatian yang diberikan Danny Pomanto saat jadi wali kota.

“Jadi, kami dari kelompok penggerak sosial tentu ingin Pak Danny yang terpilih lagi menjadi Wali Kota Makassar. Kalau keinginan masyarakat yang disurvei, pasti mau Pak Danny yang terpilih lagi untuk membenahi semua,” beber Dewi.

Lois Community makin mantap menjatuhkan pilihan karena pasangan Danny Pomanto adalah sosok perempuan yang juga berpengalaman di pemerintahan, Fatmawati Rusdi.

Dewi yakin, kolaborasi Danny Pomanto-Fatmawati akan membawa dampak signifikan terhadap pembangunan Makassar. “Kami banyak beranggotakan perempuan sangat senang dengan kehadiran Bu Fatma. Pak Danny dan Bu Fatma saling melengkapi,” tutur Dewi.

Dewi melanjutkan, dengan pengalaman Fatmawati sebagai Anggota DPR RI dan Ketua TP PKK selama 10 tahun di Kabupaten Sidrap, akan memahami betul apa saja kebutuhan masyarakat. Terkhusus lagi untuk kalangan perempuan.

“Selama ini ibu-ibu kalau mau memberi masukan, tidak ada keterwakilan. Dengan adanya Ibu Fatma, insyaallah akan didengarkan keinginan mereka,” ucapnya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

6 jam ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

3 hari ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 minggu ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

2 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

1 bulan ago