Categories: MAKASSAR TA'

Operasi Patuh Makassar Dicibir Warga, Motor tak Ditilang STNK Raib!

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Struktur Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar kembali mendapat citra negatif dari masyarakat pasca giat operasi patuh yang digelar pekan lalu.

“Polisi itu sejatinya pengayom, tapi apa yang saya alami adalah sebaliknya. Faktanya polisi luar biasa menyusahkan saya,” ungkap Takbir, Sebtu (8/8/2020/)

Pemuda yang STNK motornya dibawa oknum polisi saat operasi patuh di Kota Makassar tersebut, menceritakan kisahnya. Takbir mengaku, lebih baik ditilang daripada STNK dicari namun tak kunjung ia temui.

“Saya sudah keliling Polsek bertanya kepada aparat kepolisian, tapi tidak ada satupun yang tau keberadaan STNK saya, ini kan super menyusahkan, waktu hanya terbuang hanya untuk cari STNK, tapi hasilnya nihil,” ucapnya.

Bahkan kata takbir, kordinator operasi patuh, dalam hal ini KBO Sat Lantas Polrestabes Makassar, AKP, Hj Hartati, sudah turun tangan mencari STNK yang dimaksud namun belum jua menemukan hasil.

“Yang saya bingung, kenapa polisi ambil STNK, lalu pergi tidak kembali-kembali, ada apa? seandainya ditilang kan jelas, STNK kita tahu keberadaannya. Nah ini tidak, komandannya saja tidak tau, berarti penertiban macam apa itu, betul-betul amburadul,” paparnya.

Takbir mengaku, seumur hidup baru kali ini mengalami kejadian tidak lazim tersebut di lapangan. “Aneh bing ajaib, motor tidak ditilang, tapi STNK dihilangkan. Saya sangat tidak mengerti, jadi untuk apa operasi penertiban itu digelar (operasi patuh, red),” ujarnya.

Takbir berharap, semoga hanya dirinya yang mengalami kejadian pelik tersebut. Tidak terjadi di tempat lain. “Ini sangat mempersulit, apalagi masyarakat kecil seperti saya, berkas kendaraan saya dihilangkan aparat, kalau hilang kan lebih-lebih lagi repotnya, untuk pengurusan biaya tidak sedikit,” ungkapnya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

4 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

1 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago