WAHANA INFOTA – Tinggi volume air di bendungan Bili-Bili yang sempat mencapai +101.36 pada beberapa hari kemarin membuat status bendungan tersebut dinaikkan menjadi status waspada. Selain menaikkan status bendungan, Pemprov Gowa mengambil langkah antisipasi dampak dari ketinggian tersebut, dengan membuka pintu waduk bili-bili dengan tujuan pembuangan air.
“Tadi saya sudah berkordinasi dan meneteapkan status Bili-Bili sudah waspada. Karena ketinggian air sudah mencapai 101.36,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Selasa (22/1/) lalu.
Pada hari ini, kamis (24/1) status bendungan Bili-Bili ditetapkan kembali ke status normal. Hal ini dikarenakan, ketinggian air yang telah mengalami penurunan dari +101.36 ke +99.45.
Hal tersebut berdasarkan keterangan dari Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Teuku Iskandar, “Untuk status Pukul 04.50 TMA waduk bili-bili +99.45, vol waduk sekitar 248.59 m3 dan inflow sekitar 246.66m3/detik serta outflow sekitar 246.70 /detik, maka status kita turunkan menjadi dibawah normal,” ucap, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Teuku Iskandar, Kamis (24/1/2019).
Lebih lanjut Teuku Iskandar menuturkan, dengan turunnya tingkat ketinggian air tersebut, pihaknya telah menurunkan bukaan pintu Bendungan Bili-bili menjadi 2,0 m.
Meskipun begitu, Teuku menghimbau agar warga tetap berhati-hati dan tetap siaga dan terus berdoa agar kondisi normal ini bisa terus stabil. ““Dengan penurunan ini, kami harap masyarakat tetap waspada dan berhati hati, mari kita berdoa semoga hal tersebut bisa seterusnya menjadi normal,” tutupnya. (SN)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…