WAHANA INFOTA – Kasus korupsi dana hibah Pilwalkot Makassar mulai menemukan titik terangnya. Dikabarkan bahwa penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel akan segera melakukan penetapan tersangka terkait kasus korupsi dana hibah Pilwalkot Makassar.
Dilansir dari inikata Hasil koordinasi Polda dengan KPU juga tidak jauh beda. Anggaran yang tidak semestinya tetapi dipakai untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan.
Berdasarkan itu, kemudian pemeriksaan saksi-saksi yang jumlahnya sudah mencapai 25 orang, penyidik akan melakukan gelar perkara.
“Segera dalam waktu dekat kasus ini akan dinaikkan sidik,” kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati, Kamis (24/01/2019)
Saat ditanyai ada berapa tersangkanya, apakah dari Komisioner KPU, atau Sekretaris KPU? Yudha enggan menanggapinya.
“Yang jelas secepatnya kita naikkan sidik. Tidak ada bocoran siapa tersangka,” ucapnya dan langsung berbalik menuju ke ruangannya.
Anti Corruption Committee (ACC) sebelumnya menyoroti kinerja Polda yang dinilainya tidak serius mengurusi kasus korupsi KPU.Apalagi dalam kasus ini ada ratusan orang yang belum dibayarkan gajinya selama dua bulan.
“Seakan-akan polda tidak serius tangani itu (kasus KPU). Apalagi kan sudah ada hasil audit inspektorat KPU RI yang mengatakan ada kerugian negara Rp5,6 miliar,” sebut Peneliti ACC, Anggareksa.
Kata Angga, dengan adanya progresif dari kasus korupsi ini dengan menaikkannya ke tahap penyidikan, kinerja Polda Sulsel dalam mengungkap kasus korupsi sudah mulai serius.
“Jangan ketika ada sorotan baru bekerja serius. Perhatikan juga kasus-kasus sebelumnya,” beber Angga sapaan karibnya. (*)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…