Categories: Nasional

Gelar Aksi Demo, Ini Tuntutan Serikat Buruh ke PT. Wahyu Pradana Binamulia

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Buruh PT Wahyu Pradana Binamulia telah melakukan aksi demonstrasi di depan pabrik jl. Kima raya I D -2 C Kawasan Industri Makassar 90241 Kota Maksssar Sulawesi selatan.

Aksi yang dilakukan oleh Persatuan serikat Buruh makassar (PSBM) telah memasuki hari ke empat dimana sejak hari rabu mereka melakukan demostrasi.

Adapun tuntutan dari buruh PT. Wahyu pradana binamulia merupakan hak dasar bagi buruh dan pengusaha wajib melaksanakan pemberian THR (tunjangan hari raya) kepada para buruhnya. Hal ini Berdasarkan Permenaker No.6 tahun 2016 pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 bulan berhak mendapatkan THR Keagamaan dari perusahaan. Pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih maka mendapat THR sebesar satu bulan upah.

Sedangkan Pekerja/buruh yang bermasa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan THR secara proporsional, dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

Aturan hukum pemberian THR ini jelas diatur. Namun pihak perusahaan masih tidak mau memberikan THR kepada buruhnya.
Tidak hanya itu status buruh yang bekerja juga tidak jelas dimana mereka hanya di upah hitungan harian padahal pekerjaan mereka adalah produksi.

Akibat ketidakjelasan status buruhnya berimbas kepada sistem pengupahan yg dilakukan. Akibatnya buruh tidak di upah secara layak yg jika di akumulasikan jauh dibawah ketentuan upah minimal propinsi. Jam kerja yang panjang yg diterapkan dan tidak semua buruh mendapatkan BPJS ketenagakerjaan.

Sejak aksi yg dilakukan oleh buruh pt wahyu pradana binamulia, telah dilakukan mediasi di dinas ketenagakerjaan propinsi sulawesi selatan namun sikap dari disnaker propinsi tidak profesional bahkan cenderung menjadi HRD dan manajemen dari PT. Wahyu pradana binamulia. Dimana seharusnya disnaker sebagai perwakilan pemerintah untuk bagaimana dapat berdiri secara adil justru menekan buruh.

Hal ini membuat buruh pada posisi di keroyok oleh pengusaha dan pemerintah. Terus apa fungsi negera ini dimana secara jelas dalam konstitusi kita negara harus melindungi segenap warga negara dan seluruh tumpah darah indonesia.

PT. Wahyu Pradana binamulia yang merupakan perusahaan ekspor udang beku dan hasil laut yang produksinya di kirim ke eropa dan berbagai tempat di dunia justru sangat miris melihat perusahaan mempekerjakan dan mengupah buruhnya jauh di bawah standar internasional produk yg dihasilkan.

Padahal apa yg di hasilkan oleh perusahaan itu adalah merupakan keringat dari para buruhnya yg mereka upah secara tidak manusiawi. PT. Wahyu Pradana Binamulia merupakan salah satu contoh perbudakan di jaman modern.

“Untuk itu kami meminta kepada seluruh pelaku industri produk pengolahan di seluruh dunia di eropa, asia dan amerika untuk tidak menerima produksi hasil dari PT. Wahyu pradana binamulia sebelum status buruh, upah , BPJS, THR dan hak-hak dasar dari para buruh diselesaikan. Dan kami juga meminta seluruh stake holder yakni kementerian perikanan dan kelautan, dinas perdagangan, perpajakan, perizinan untuk memeriksa seluruh dokumen2 perusahaan dalam menjalankan usahanya di Indonesia” pinta perwakilan Buruh.(*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

6 hari ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago