Categories: SKPD

Kabar Gembira, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Segera Dilakukan, Ini Penjelasan Sekdis Pendidikan Makassar

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akhirnya bakal dilakukan di Kota Makassar. Hal itu didukung dengan turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2 sesuai data Kementerian Dalam Negeri.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Makassar, Andi Amalia Malik menyampaikan, turunnya level PPKM tentu menjadi kabar gembira buat warga Kota Makassar, khususnya anak Sekolah.

Pasalnya, kata Andi Amaliah, dengan turunnya level PPKM menjadi level 2, sistem PTM terbatas bisa segera dilakukan.

“Itu (PTM) bisa kita lakukan walaupun masih terbatas. Ada sekitar 60 % gabungan Sekolah Negeri dan Swasta yang telah kita validasi dan siap ikut pembelajaran Offline”, kata Andi Amalia saat ditemui diruang kerjanya. Selasa (21/9/2021).

Lebih lanjut, Andi Amalia menjelaskan, Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar akan terlebih dulu mengajukan kesiapan Sekolah dalam PTM ke Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny) Pomanto untuk disetujui.

“Setelah kita mengetahui ini (status PPKM), tentu kita ajukan dulu, segera mungkin kita mengajukan Sekolah yang telah kami validasi ke pak Wali. Insya’ Allah, Minggu inilah hasilnya”, jelasnya.

Walaupun PTM dilakukan, Andi Amalia menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas apabila ada Sekolah yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Tentu kami tindak tegas. Maka dari itu, Disdik akan membentuk tim Satgas Panser untuk melakukan pengawasan kepada semua Sekolah (Negeri dan Swasta) yang melakukan PTM terbatas”, tegas Andi Amalia.

Sekedar diketahui, selain Satgas dari pihak Sekolah yang akan mengawas para murid. Disdik Kota Makassar juga akan membentuk Satuan Gabungan (Satgas) Pemantau Sekolah Bebas Corona (Panser) dengan dibantu dari Dinas Kesehatan Makassar dan Satpol PP. (Asl)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

5 bulan ago