MAKASSAR-Sepanjang Tahun 2024 hingga bulan Mei, Dinas Sosial kota makassar telah menertibkan sebanyak 29 orang anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis( gepeng).
Keseluruhan anjal dan gepeng diamankan dari hasil dari sejumlah operasi yang digelar.
“Jadi hingga Mei 2024 sudah ada 29 Anjal dan Gepeng yang dibina hasil dari penertiban yang digelar tim Dinsos makassar, kondisi ini tergolong cukup baik dibanding hasil penjaringan di tahun sebelumnya,” ungkapnya, Kamis (30/5/2024).
Lebih lanjut, Dinas sosial makassar juga telah menyiapkan sanksi tegas bagi Anjal maupun Gepeng yang terjaring kedapatan yakni pemberhentian penyaluran bantuan sosial, jika terdapat dugaan adanya eksploitasi anak di bawah umur.
“Bukan ancaman lagi, tapi kita pastikan cut off terkait persoalan kesejahtraaan sosial ini, agar menjadi edukasi untuk masyarakat lainnya,” tegasnya. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…