WAHANA INFOTA — Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, sangat peduli terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berjanji akan memfasilitasi apa saja yang dibutuhkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus ini.
Hal tersebut disampaikan Lies saat menerima Forum Komunikasi Orangtua Anak Spesial Indonesia (Forkasi) Chapter Makassar, Komunitas Orangtua Anak Down Syndrom (KOADS), dan Persatuan Orangtua Anak Austistik Makassar (POAAM).
Lies mengungkapkan, kedatangan Forkasi, KOADS, dan POAAM untuk meminta perhatian pemerintah dalam menjawab masalah-masalah yang mereka hadapi. Misalnya, banyaknya sekolah yang menolak anak berkebutuhkan khusus, seperti down syndrom. Selain itu, sekolah untuk down syndrom hanya untuk kalangan menengah ke atas, bukan menengah ke bawah.
“Akhirnya, anak-anak down syndrom ini masuk ke sekolah luar biasa yang seharusnya mereka dilatih untuk mengikuti anak-anak yang normal,” ujarnya.
Lies yang juga merupakan Bunda PAUD Sulsel mengungkapkan, banyak keluhan dari para orangtua yang harus diperhatikan. Karena itu, isu ini juga akan dibawa dalam pertemuannya dengan UNICEF, yang memang fokus terhadap anak-anak.
“Saya juga akan undang Dinas Pendidikan untuk membahas masalah ini bersama-sama,” imbuhnya.
Kedatangan Forkasi, KOADS, POAAM menemui Lies juga untuk menyampaikan rencana kegiatan dalam rangka Hari Peduli Autisme Sedunia yang jatuh pada 2 April, dan Perayaan Hari Down Syndrome International serta Launching KOADS, yang akan dilaksanakan 21 Maret 2020 di Phinisi Point Mall. Pada tanggal 2 April juga akan dilakukan Light up Blue di Monumen Mandala, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus. (*)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…