Terkait hal ini, sejumlah media telah menurunkan berita yang sempat dinaikkan. Meski demikian, Lukman merasa tetap perlu melakukan klarifikasi. Menurut Lukman, Ia memang pernah mengomentari dan memberikan tanggapan saat diwawancara salah satu media yang kemudian menyampaikan bahwa Sekprov tidak memahami kemudian mengapa munculnya SK dari Wagub.
“Sekprov tidak memahami kemudian mengapa munculnya SK, hanya itu, tidak memahami. Lalu kemudian ada informasi proses pengangkatan dan pemilihan Sekda itu tidak pernah ada wawancara terkait hal itu, dan saya kira tidak ada hubunganya,” sebutnya.
>Yang dimaksud Lukman, bahwa saat itu, Abdul Hayat Gani belum menjabat. Sehingga Lukman memberikan tanggapan tidak memahami munculnya SK yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur. Sementara itu, terkait statement pengangkatan Sekda yang dinilai sarat KKN, Lukman juga memberikan tanggapan, bahwa pemilihan tersebut sudah menjadi domain kewenangan Gubernur dan Presiden dengan pertimbangan tertentu.
“Saya kira itu sudah jadi kewenangan sesuai regulasi bahwa Gubernur mengusulkan nama dan Presiden sebagai pihak yang memilih dari tiga nama yang disodorkan oleh Gubernur, saya kira tidak lagi berada pada ranah itu untuk berdebat,” ujarnya. Pemilihan ini sudah mempertimbangkan berbagai hal termasuk senioritas, penahaman tentang konteks kesulawesi-selatanan yang harus dihormati. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…