Categories: Pemkot Makassar

Terkait Kabar Relokasi PKL Dipunguti Biaya, Ini Penegasan Plt Kadiskop UKM Makassar

WAHANA INFOTA – Pada Kamis pagi kemarin Pedagang Kaki Lima (PKL) mulai mengemas barang jualannya untuk dipindahkan ke lokasi Kanre Rong, Jalan R.A Kartini, Makassar (10/1/2019).

Sempat beredar kabar bahwa para pedagang, khususnya di Kecamatan Bontoala dimintai sejumlah biaya dalam proses pemindahan ke lokasi Kanre Rong. Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Makassar.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Makassar, Harun Rani menampik adanya kabar pungutan biaya tersebut dan mengatakan bahwa kabar hoaks seperti ini dapat merugikan banyak pihak.

Selaku Plt Kadiskop UKM, dirinya kembali menegaskan, untuk pemindahan para PKL ke Kanre Rong sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun. Dan bila ada oknum yang meminta biaya ke pedagang akan ditindak sebagaimana mestinya.

“Relokasi para pedagang ke Kanre Rong itu gratis, bahkan kami sebagai Pemerintah Kota ikut membantu para pedegang dalam mengemasi barang jualannya secara sukarela alias tidak mengharapkan apapun dari pedagang apalagi yang namanya biaya,” ungkap Harun Rani.

“Saya cukup kaget ada kabar seperti itu yang beredar di wilayah Kecamatan Bontoala, saya sudah kordinasi dengan pak Camat, dan tidak ada hal seperti itu terjadi di lapangan, kalau pun nanti ditemukan oknum, kami akan laporkan oknum tersebut kepada bapak Walikota,” tukasnya.

Selain itu, Harun juga mengajak semua pihak untuk tidak lagi melakukan atau menyebarkan kabar-kabar yang dapat menghambat niat baik dari Pemerintah Kota Makassar dalam menata estetika kota tanpa ada pihak yang dirugikan.

“Hadirnya Kanre Rong, agar dapat menghindarkan kesalahpahaman antara Pedagang yang mengantungkan hidup dari berjualan dan Pemerimtah Kota Makassar yang hendak menata esetetika kota agar lebih rapi dan tidak amburadul, jadi tolong semua pihak, janganlah merusak momen itu,” pungkasnya. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

1 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago