Categories: Pemkot Makassar

KPK Pertanyakan Terkait Perekembangan Penanganan Fasum Fasos Makassar Di 2 Titik Lokasi Ini

WAHANA INFOTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pertanyakan perkembangan lahan fasum fasos Terminal Daya Kota Makassar. Hal itu disampaikan langsung oleh Korsubgah KPK RI Wilayah VIII, Alamsyah Malik Nasution, di Gedung Balaikota Makassar, selasa (2/7/19).

Alamsyah yang akrab di sapa Bang Coky itu, memberikan jawaban kepada awak media terkait fasum fasos Terminal Daya dan Fasum fasos Jalan RS. Faisal. Menurut Bang Coky, pihaknya justru balik mempertanyakan sudah sejauh mana upaya Pemkot Makassar.

“Justru itu yang kami mau pertanyakan, sudah sejauh mana hasilnya, itu penting untuk diketahui.Kemudian bukan hanya itu, kan masih banyak lagi sementara pendalaman baik secara administrasi maupun yang diduga beralihfungsi fasum fasos lainnya, ” tegas Bang Coky.

Menurut Bang Coky, untuk persoalan fasum fasos, KPK melihat ada keseriusan dari Pemkot Makassar, tentu ini harus terus didorong percepatannya, sehingga penyelamatan aset termasuk pengusutan kasus yang beralihfungsi bisa diselesaikan melalui jalur hukum, katanya.

Kemudian, pada intinya kita meminta kepada Pemkot Makassar untuk serius dalam penyelamatan aset, bukan hanya pada kasus di Pemkot Makassar, tapi kasus fasum fasos di provinsi Sulsel juga semua pihak harus konsisten. Bang Coky menambahkan, bahwa pihaknya menginstruksikan kepada pemkot Makassar untuk membuat catatan kronologinya jika terjadi alihfungsi fasum fasos, kemudian serahkan kepada Kejakasaan.

“Jadi KPK akan monitor perkembangannya, jika ada temuan nyata ada pelanggaran atau alihfungsi fasum fasos, maka KPK akan melihat akan masuk di wilayah mana, ” kunci Bang Coky. (ron/sn).

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

5 bulan ago