Categories: Pemkot Makassar

Kasidatun Kejari Makassar : Lahan Terminal Daya Masuk Dalam Kategori Aset Bermasalah

WAHANA INFOTA – Dari 29 Rekomendasi Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk fasum fasos yang direkomendasikan Pemkot Makassar ke pihak Kejaksaan Negeri Makassar, lahan Terminal Daya Makassar tidak tercatut.

Dari keterangan yang diberikan oleh Kasidatun Kejari Makassar, Adnan, terkait 29 rekomendasi yang diserahkan oleh Pemkot Makassar yang ditanda tangani oleh Pj Wali Kota Makassar, Iqbal suhaeb, dari 29 item, hanya 11 diantaranya untuk dibuatkan rekomendasi Surat Kuasa Khusus (SKK).

“Jadi ada 29 yang direkomendasikan dalam hal penyelesaian aset, 11 diantaranya sudah kita sarankan untuk diterbitkan SKK, dan pertanggal 25 kemarin sudah kita terima, sekarang ini dalam tahapan pengkajian, termasuk diantaranya kegiatan seperti apa nantinya, ” ungkap Adnan, selasa (2/7/19).

Menurut Adnan, pada 11 SKK yang diserahkan, ada diantaranya yang tidak lagi menggunakan jalur diluar pengadilan (negoisasi), tetapi harus melalui jalur gugatan hukum Perdata. Saat dikomfirmasi terkait aset yang ada kini ditempati sebagai Terminal Daya dari 11 SKK yang diterima, Kasidatun Adnan menyampaikan bahwa Aset tersebut tidak masuk didalammya.

Adnan kemudian menyebut bahwa aset yang ada di Terminal Daya itu masuk dalam kategori aset yang bermasalah. “Jadi Terminal Daya tidak masuk dalam 29 rekomendasi, dan juga tidak masuk dalam 11 SKK, namun aset di Terminal Daya itu masuk dalam kategori aset yang bermasaalah, ” ungkap Adnan.

“Khusus untuk Terminal Daya kita akan berkoordinasi dengan BKAD Kota Makassar, kemudian akan melihat potensi permasalahannya seperti apa” tambahnya.

Sementara saat dikomfirmasi terlait rencana penyerahan fasum fasos PT. GMTD, Adnan mengatakan, bahwa berdasarkan hasil pertemuan kemarin, paling tidak sudah ada kesepakatan kemudian melakukan langkah langkah untuk percepatan penyerahan PSU tersebut. “Jadi sudah ada kesepakatan sisa melihat progresnya sejauh mana, ” tutup Adnan. (ron/sn)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

1 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago