Categories: Pemkot Makassar

Danny Pomanto Presentasikan ‘Sombere and Smart City’ di WCS 2024 Singapura, Perwakilan Wali Kota se-Asia

MAKASSAR, – Wali Kota  Makassar Moh Ramdhan Pomanto terpilih menjadi presentator pada kegiatan Smart Cities Lunch di World Cities Summit (WCS) 2024. Makassar merupakan satu dari dua kota yang dipilih untuk presentasi. Kota lainnya adalah Praha Ibu Kota Ceko. Makassar satu-satunya perwakilan wali kota se-Asia.

Ini bukan kali pertama, Kota Makassar di era Danny Pomanto selalu mendapat kesempatan untuk tampil tidak hanya di forum nasional, tapi juga Internasional. Baru-baru ini Danny Pomanto jadi pembicara utama di World Water Forum (WWF).

“Kehormatan besar bagi Kota Makassar karena hanya dua kota saja yang presentasi, Makassar dan Praha. Kami mempresentasikan Sombere and Smart City,” kata Danny Pomanto, Selasa (4/6/2024).

Di hadapan seribu peserta dan 93 wali kota, Danny Pomanto memaparkan tentang Sombere and Smart City yang merupakan salah satu program Pemerintah Kota (Pemkot)  Makassar.

Sombere, kata Danny Pomanto berarti keramahan yang luar biasa, rendah hati, dan persaudaraan yang hebat. Sedangkan Smart City adalah tentang sebuah perangkat keras dan perangkat lunak.

Dengan begitu, Smart City akan membuat semua kota menjadi sama atau setara, sedangkan Sombere akan membuat karakter kota yang kuat.

Program ini sejalan dengan Visi Pemkot  Makassar dalam mempercepat untuk mewujudkan Makassar kota dunia yang Sombere dan Smart City dengan imunitas kota yang kuat untuk semua.

Sebab sama seperti kota metropolitan lainnya, Kota Makassar menghadapi permasalahan dan tantangan urbanisasi yang berdampak pada ketahanan pangan, pasokan energi, lingkungan hidup, transportasi dan juga perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan sebuah kota.

“Hal inilah yang membuat kami menginisiasi program  Makassar Sombere and Smart City. Kita memerlukan program ini untuk mengatasi permasalahan dan juga tantangan perkotaan serta mengimplementasikan visi-misi, program strategis, dan inovasi kota untuk memberi layanan publik ke 1,4 juta jiwa masyarakat Kota Makassar,” jelasnya.

Untuk itu, pemerintah kota telah melakukan beragam upaya yang serius dan juga cerdas dalam menghadapi permasalahan dan tantangan perkotaan. Diantaranya homecare yang bisa melayani masyarakat dari rumah hingga ke lorong-lorong atau gang. Tak perlu lagi ke pusat layanan kesehatan.

Pemasangan CCTV yang disebar ke seluruh penjuru kota untuk memantau keselamatan masyarakat. Baik di jalan-jalan protokol maupun lorong-lorong.

Pembayaran dan pemasaran digital untuk UMKM, program Lorong Wisata, hingg menggelar banyak event untuk mempromosikan  Makassar sekaligus meningkatkan pendapatan pemerintah daerah.

“Yang paling penting adalah melibatkan masyarakat melalui kunjungan door to door untuk mendengarkan aspirasi warga lewat program Sentuh Hati,” ungkap Danny Pomanto.

Danny Pomanto pun menyebutkan salah satu bentuk nyata keberhasilan program Sombere and Smart City adalah ekonomi Kota  Makassar yang terus tumbuh positif di angka 5,4%, dan inflasi 2,23% periode Mei 2024.

Juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 84,89, Indks Kepuasan 81%. Bahkan Makassar masuk dalam daftar kota pintar di dunia.

Hasil nyata dari kota yang Sombere and Smart dalam hal meremajakan, menemukan kembali, dan menata ulang di mana lorong atau gang yang terbengkalai dibentuk menjadi ruang-ruang kota kecil yang baru

Menjadi City Branding yaitu kota adu pemuda, kota festival tepian air, dan kota kuliner.  Makassar Kota Makan Enak. Serta pelibatan masyarakat di setiap program Pemkot Makassar. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

4 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago