Categories: Peristiwa

Kesal, Sudah Beli Tiket Tujuan Makassar – Kendari 5 Penumpang Lion Air Ketinggalan Pesawat Karena Adanya Informasi Delay Pesawat

WAHANA INFOTA – Calon penumpang pesawat Lion Air kembali dibuat meradang oleh kualitas pelayanan dari pihak Lion Air. Pasalnya calon penumpang ini mengaku telah terlanjur membeli tiket pesawat tujuan Makassar – Kendari namun gagal berangkat karena adanya kesalahan informasi yang menyebabakan penumpang ketinggalan pesawat.

Lima penumpang pesawat LION AIR harus ketinggalan pesawar lantaran informasi yang disampaikan pihak manajemen tidak akurat. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 0992 Q tujuan MAKASSAR-KENDARI yang awalnya berangkat pada pukul 12.05 WITA disampaikan terjadi penundaan keberangkatan (delay), dan diperkirakan kembali berangkat pada pukul 13.20 WITA, Sabtu (15/12/2018).

“Mereka sampaikan pesawatnya delay, makanya kita pergi cari makan. Ternyata saat kembali pesawatnya sudah berangkat,” kata SANTI JANUARTI salah satu penumpang yang ketinggalan pesawat. Dia yang merasa dirugikan oleh layanan informasi yang tidak akurat, mengajukan protes ke pihak LION AIR di BANDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN. Namun sayang tidak mendapat solusi.

Hanya kata dia, kembali disuruh membayar Rp500 ribu untuk tetap kembali diberangkatkan. “Layanan seperti apa ini, kita yang dirugikan malah SANTIdisuruh kembalimembayar. Dimana tanggung jawabnya. KITA bukan orang kaya yang harus membayar lagi,” pungkas  tak  puas dengan tanggapan pihak LION AIR.

Atas kesalahan informasi ini, jumlah penumpang ketinggalan pesawat sebanyak lima orang. Mereka hingga saat ini masih bertahan di bandara. “Ada juga tadi penumpang pesawat lain ketinggalan, dia bayar ulang. Kita mau bayar, tapi uangnya dari mana ?,” ketusnya. Pihak LION AIR yang dikonfirmasi mengaku akan mencari informasi kepada pihaknya di bandara. (RL/SN)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

3 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

1 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago