WAHANA INFOTA – Tiga atlet tinju Sulawesi Selatan yang bertarung di hari pertama Pra Kualifikasi PON XX di GOR Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (20/9/2019) mampu menumbangkan lawan-lawannya. Ketiga petinju Pertina Sulsel tersebut yakni M Jafar, Muh Idris dan Abdul Sada.
Jafar yang turun di kelas 56 Kilogram (Kg) mampu mengalahkan Muh Santri, wakil dari Sulawesi Tengah (Sulteng). Sementara Muh Idris mampu memupus ambisi petinju senior andalan Jawa Timur (Jatim) berpostur tinggi besar, Apniel Daniel.
Di partai terakhir dari 30 partai yang dipertandingkan, Abdul Sada, salah satu petinju asal Sasana Tinju Kostrad Kariango ini menyusul dua koleganya setelah menang mutlak atas petinju Kalimantan Timur (Kaltim) berdarah Bugis, Indra Faisal di kelas 69 Kg.
Pada hari kedua, Sabtu (21/9/2019) Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP-Pertina) akan mempertandingkan 35 partai. Lima partai di antaranya akan diisi oleh petinju Sulsel. Masing-masing dua petinju putri, Sri Rahayu yang turun di kelas 45 Kg akan berhadapan dengan Jesica, petinju asal Kalimantan Barat. Sedangkan Indriawati Haer, yang akan naik ring di kelas kelas 54 Kg akan menantang petinju kuat wakil dari Papua Barat, Adelin M Sroyer.
Tiga petinju Sulsel lainnya turun dikategori putra. Mereka adalah Samsudin kelas 46 Kg akan bertemu petinju Maluku, Dilan Isikiwar. Sedangkan Daud Fairyo yang turun di kelas 64 Kg berhadapan dengan Agus Rolian, petinju berpengalaman asal Nusa Tenggara barat (NTB). Satu wakil Sulsel lainnya yakni Charles Matiandago di kelas 75 kg juga akan berhadapan dengan petinju tuan rumah Maluku Utara yang sarat pengalaman, Ferry Ressy Umboh.
Manajer tim cabang olahraga (Cabor) Tinju Sulsel pada Pra PON XX 2019 di Kota Ternate, Muhammad Tawing optimis lima atletnya yang akan bertarung hari ini mampu mengulang sukses tiga petinju Sulsel yang meraih hasil manis di hari pertama.
‘’Persipan Sulsel di Pra PON cukup matang. Karena itu saya yakin di hari kedua lima atlet kami yang akan naik ring bisa mengatasi lawan-lawannya. Oleh karena itu saya juga meminta kepada masyarakat Sulsel untuk mendoakan atlet-atlet Sulsel yang tengah berjuang merebut tiket menuju PON XX 2020 di Papua,” kata Ketua Pertina Kota Makassar ini.
Pada Kejurnas Tinju Pra PON XX di kota Ternate, diikuti 221 petinju dari 22 provinsi yang dibagi dua wilayah, Wilayah Timur dan Tengah. Sulsel mengirimkan 12 petinjunya, 10 putra dan 2 petinju putri. Event ini mempertandingkan 17 kelas.
Untuk wilayah Timur ada 9 provinsi meliputi seluruh provinsi di Pulau Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua Barat. Sedangkan provinsi yang masuk wilayah Tengah yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan seluruh provinsi di Pulau Kalimantan.(*Sn)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…