WAHANA INFOTA – Pebulutangkis putri Indonesia, Liliyana Natsir akhir memutuskan untuk menggantung raket di usianya yang telah menginjak 33 tahun.
Pebulutangkis senior dengan segudang prestasi ini, secara resmi mengatakan dirinya pensiun usai melakoni laga partai terakhir bersama pasangannya di ganda campuran, Tantowi Ahmad, pada dalam laga Final Indonesian Masters 2019, Istora Senayan, Minggu (27/1).
Mundurnya Liliyana dari pentas dunia badminton, mendapatkan salam perpisahan dari berbagai kalangan. Mulai dari Federasi Badminton Dunia (BWF) hingga klub sepakbola liga premier Inggris, Tottenham Hostpurs.
Ucapan dari klub Tottenham, kepada Lilyana tersebut diunggah melalui laman twitter resmi mereka, Tottenham Hotspur (@Spurs_ID). Dalam unggahan tersebut, pihak Spurs mengatakan bahwa Liliyana merupakan salah atlet bulutangkis terhebat, diakhiri dengan tagar #ThankyouButet
Pencapaian wanita kelahiran Menado, 9 september 1985 itu dalam dunai bulutangkis memang terbilang sangat gemilang, dengan capaian prestasi yang membuat namanya melambung dan cukup dikenal khususnya oleh pecinta olahraga bulu tangkis. Bersama pasangannya, Tantowi Ahmad, Liliyana sukses mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang, salah satunya saat meraih emas di Olimpiade Rio De Janeiro 2016. (SN)
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…