Foto : PSM_Makassar
WAHANAINFOTA.COM – Setelah melalui tahapan proses yang cukup panjang dan berliku, akhirnya PSM Makassar resmi menyandang status sebagai klub profesional Asian Football Confederation (AFC). Setidaknya ada 5 aspek yang terpenuhi oleh klub yang ingin mendapatkan lisensi AFC ini.
‘Ada lima aspek yang menjadi acuan untuk mendapatkan lisensi AFC. Mulai dari aspek sporting, administration, infrastructure, financial dan legal. Tentunya kami bersyukur memperoleh lisensi sebagai klub profesional,’ tutur CEO PSM, Munafri Arifuddin, Senin (22/10/2018).
Lisensi AFC adalah syarat utama agar klub bisa bersaing di kompetisi level Asia, yang pelaksanaannya dimulai di penghujung musim liga domestik. PSM Makassar yang musim lalu masuk dalam 3 besar liga domestik tak berkesempatan mengikuti liga Champion Asia dikarenakan belum mengantongi lisensi AFC. Itulah sebabnya, surat resmi dari AFC terkait lisensi tersebut seolah menjadi penyemangat baru bagi Pasukan Ramang tentunya.
“Kepastian lisensi klub profesional ini merupakan penyemangat baru untuk PSM agar terus berprestasi di Liga 1,” tutur Sekretaris PSM, Widya Syadzwina.
Dengan mengantongi lisensi AFC, otomatis membuat PSM berkesempatan besar mengikuti liga Champion Asia mengingat Rasyid Bakri dkk, saat ini sedang berada di puncak klasmen liga domestik. Hal ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh CEO PSM, Munafri Arifuddin. ‘Saya tidak lupa berterimakasih kepada manajemen, pelatih, pemain, suporter dan semua pihak atas dukungannya selama ini,’ tutup Munafri. (**SN)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…