oleh

Tim Transisi Danny Fatma Sikapi Penolakan PJ Walikota, Tetap Fokus Jelang Pelantikan

WAHANA INFOTA — Tim transisi bentukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawai Rusdi, mulai bekerja.

Mereka tidak ingin terjebak dengan sikap penolakan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Rudy menolak bertemu dengan Tim Transisi untuk membahas program Pemkot Makassar ke depan.

Rudy bahkan bilang, tidak ada yang penting untuk dibahas. Jika memang Danny-Fatma ingin mengubah program, dia persilakan untuk dibahas di APBD perubahan nantinya.

Sikap Rudy itu juga ternyata tidak membuat Tim Transisi banyak berharap. Tim transisi tidak ingin terjebak dengan kondisi saat ini.

Demikian yang dikatakan salah satu Tim Transisi Danny-Fatma, Prof Aminuddin Ilmar, Jumat (29/01/2021).

“Kami dari Tim Transisi tidak mau terjebak dan berpolemik soal mau diterima atau tidak oleh Pj Wali Kota. Sebab bukan itu tugas utama. Yang penting bagaimana agar wali kota terpilih dan sudah disahkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Makassar bisa segera dilantik oleh Gubernur,” kata Prof Aminuddin.

“Dan Tim Transisi sudah bisa pula menyiapkan rekomendasi seperti evaluasi program Pemkot Makassar selama ini. Apakah bisa disesuaikan dengan 24 program prioritas wali kota terpilih,” pungkasnya.

Bagi Prof Aminuddin, Tim Transisi memiliki dasar hukum untuk bekerja mengevaluasi kinerja jajaran OPD Pemkot Makassar. Kemudian disesuaikan dengan program strategis yang akan dilaksanakan Danny-Fatma ke depan.

Karena sesuai dengan arahan Danny Pomanto, Tim Transisi akan fokus bekerja pada tiga hal. Sebagaimana situasi pandemi Covid-19 saat ini bisa tertangani.

“Lalu, bagaimana melakukan penataan ulang pemerintahan agar bisa melaksanakan 24 program strategis Danny-Fatma. Dan terakhir bagaimana menguatkan pelaksanaan smart city,” terang Prof Aminuddin.

Selain fokus ke Pemkot Makassar, Tim Transisi juga akan mengevaluasi kinerja Perusda, utamanya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Setelah Danny-Fatma dilantik, lanjut Prof Aminuddin, Tim Transisi akan menjelma menjadi Tim Penta Helix. Melibatkan beberapa tokoh masyarakat, politisi, kaum millenial, termasuk akademisi.

“Tim Penta Helix ini akan mengawal 24 program strategis Danny-Fatma. Maka diharapkan OPD punya daya kawal untuk betul-betul menjalankan program strategis tersebut,” jelasnya.

Ditanya soal pertemuan para ASN Pemkot Makassar dengan Danny Pomanto yang disoal Pj Wali Kota, Prof Aminuddin terkesan heran.

“Saya tidak tahu jelas apa yang dilanggar oleh para ASN bertemu dengan Danny di luar jam dinas ?
,” tanya dia kembali.

Berbeda yang ditegaskan Ketua Tim Transisi Danny-Fatma, Prof Yusran Jusuf. Dia justru menyayangkan sikap Pj Wali Kota.

Seharusnya kata dia, Pj Wali Kota sebagai fasilitator. Mempertemukan Tim Transisi bersama jajaran Pemkot Makassar. Bukan disoalkan.

“Seharusnya justru Pj yang mengundang dan memfalitasi wali kota terpilih rapat bersama SKPD terkait. Ini telah dicontohkan oleh Pak Soni (Pj Gubernur Sulsel) yang mengundang tim transisi waktu itu di Rujab Gubernur,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed