WAHANA INFOTA – Sebanyak 10 orang emak-emak di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, kabupaten Jembrana, Bali, ditemukan bergelimpangan diduga usai disambar petir, Jumat (5/4/2019) sekira pukul 12.45 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun, para korban adalah emak-emak yang bekerja memotong padi di sawah milik warga setempat. Tepat pada siang hari sekitar pukul 12.00 mereka beristerahat dan makan siang digubuk rumah-rumah sawah.
Setelah beristerahat dan makan siang, hujan turun sangat deras sehingga para pekerja yang berjumlah 12 orang beristerahat sembari menunggu hujan reda. Posisi mereka berada pada dua tempat, ada yang berjumlah sepuluh orang dan ada yang terpisah dua orang.
Sekitar pukul 12.30 wita, petir menyambar 10 orang tersebut, akibatnya dua orang meninggal dunia dan delapan orang luka luka.
Kepala Desa Penyaringan, I Made Dresta kepada wartawan membenarkan kejadian itu. Begitu pun dengan Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana.
“Dari laporan yang kami terima dua orang meninggal dunia,” katanya. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…