WAHANA INFOTA – Sebanyak 10 orang emak-emak di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, kabupaten Jembrana, Bali, ditemukan bergelimpangan diduga usai disambar petir, Jumat (5/4/2019) sekira pukul 12.45 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun, para korban adalah emak-emak yang bekerja memotong padi di sawah milik warga setempat. Tepat pada siang hari sekitar pukul 12.00 mereka beristerahat dan makan siang digubuk rumah-rumah sawah.
Setelah beristerahat dan makan siang, hujan turun sangat deras sehingga para pekerja yang berjumlah 12 orang beristerahat sembari menunggu hujan reda. Posisi mereka berada pada dua tempat, ada yang berjumlah sepuluh orang dan ada yang terpisah dua orang.
Sekitar pukul 12.30 wita, petir menyambar 10 orang tersebut, akibatnya dua orang meninggal dunia dan delapan orang luka luka.
Kepala Desa Penyaringan, I Made Dresta kepada wartawan membenarkan kejadian itu. Begitu pun dengan Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Sukasana.
“Dari laporan yang kami terima dua orang meninggal dunia,” katanya. (**)
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti di Balai Kota…
MAKASSAR – Ikatan Alumni SMAN 17 Makassar (IKA17MKS) sukses menggelar Internal Tournament Padel Jubel 2026 sebagai ajang silaturahmi lintas angkatan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR,- Di penghujung bulan suci Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika…
JAKARTA — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi saat yang penuh kebahagiaan, silaturahmi, dan kehangatan keluarga Namun di balik…