WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia agar melakukan percepatan komunikasi negoisasi penambahan porsi saham Indonesia di PT. Freeport.
Hal itu diungkapkan oleh Bahlil, sembari memaparkan bahwa peluang Indonesia bisa mendapatkan 10 % sangat memungkinkan sesuai dengan yang diperhitungkan selama ini.
“Saya dipanggil (Presiden) untuk ditanyakan tentang kesepakatan. Tadinya awalnya kan kita sepakat untuk menambah saham 10 persen Freeport. Tapi tadi berkembang, negosiasi yang insya Allah katanya lebih dari itu (lebih dari 10 persen),” ujar Bahlil dilansir tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pada Senin (15/9/2025).
Bahlil mengatakan bahwa dalam pertemuanya bersama Presiden, ia diminta untuk melakukan percepatan komunikasi akan hal itu.
Nah, saya diminta untuk bisa melakukan komunikasi percepatan dan kalau itu sudah fix, insya Allah Freeport akan kita pertimbangkan untuk melakukan kelanjutan daripada kontrak,” Ujarnya.
Sebagai informasi bahwa porsi saham Indonesia saat ini sebesar 51,2 % dan dengan rencana ini, Pemerintah mengupayakan agar percepatan komunikasi negoisasi penambahan 10 % segera dituntaskan agar saham Indonesia menjadi 61%.
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…