Categories: Nasional

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tegas Usut Kasus Audrey

WAHANA INFOTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkanKapolriJenderal Tito Karnavian tegas mengusut kasus dugaan penganiayaan terhadap siswi SMP di Pontianak bernama Audrey. Anak di bawah umur itu diduga dianiaya oleh sejumlah siswa SMA.

“Saya sudah perintahkan kepada Kapolri untuk tegas menangani ini sesuai dengan prosedur hukum, tegas,” kata Jokowi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (10/4).

Jokowi mengatakan masyarakat pasti sedih mengetahui dugaan penganiayaan yang dialami Audrey. Menurutnya semua masyarakat juga ikut berduka atas peristiwa perundangan yang menimpa Audrey.

Mantan wali kota Solo itu menilai peristiwa itu bisa terjadi karena pola interaksi sosial antar-masyarakat yang sudah berubah lewat media sosial. Ia meminta orang tua dan guru mengawasi setiap perilaku anak, yang saat ini aktif menggunakan media sosial.

“Karena pola interaksi sosial yang sudah berubah, sehingga orang tua, guru, masyarakat itu juga bersama-sama merespons setiap perubahan-perubahan yang ada, meluruskan hal-hal yang tidak betul di lapangan, ini harus disikapi bersama-sama,” ujarnya.

Jokowi mengatakan baik nilai agama, budaya, dan norma etika masyarakat Indonesia tidak memperbolehkan melakukan penganiayaan terhadap orang lain. Ia pun kembali mengingatkan kepada orang tua dan guru untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak.

“Karena ada sebuah pergeseran, ada masa transisi, pola interaksi sosial antar masyarakat yang berubah karena keterbukaan media sosial,” kata Jokowi.

Audrey diduga dianiaya oleh tiga siswi SMA yang dibantu oleh sembilan siswi lainnya dari berbagai sekolah di Pontianak karena masalah saling komentar di media sosial pada 29 Maret lalu. Akibatnya, Audrey mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Orang tua korban baru melaporkan kejadian ke pihak berwenang satu pekan kemudian atau pada Jumat, 5 April lalu.

Polisi akan memberikan penanganan khusus dalam mengusut kasus penganiayaan terhadap Audrey. Penanganan khusus diberikan lantaran korban dan pelaku masih berada di bawah umur.

Pendampingan akan dilakukan oleh psikolog dari Biro SDM Polda Kalbar, KPAI, hingga psikiater.

Kasus Audrey sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Tiga pelaku dalam kasus tersebut, telah diidentifikasi oleh penyidik Polresta Pontianak. Ketiga pelaku berinisial F, P, dan N masing-masing berusia 17 tahun. (CNN)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

1 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago