Categories: Politik

Warga Curhat Soal Bansos, Indira Yusuf Ismail Bakal Memperjuangkan Mekanisme Distribusi Pendataan PKH

//Warga Curhat Soal Bansos, Indira Yusuf Ismail Bakal Memperjuangkan Mekanisme Distribusi Pendataan PKH

MAKASSAR,- Ketidakmerataan penerima bantuan sosial dalam program keluarga harapan (PKH) menjadi salah satu isu yang digodok oleh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Indira Yusuf Ismail dan Ilham Ari Fauzi (INIMI) dalam kampanyenya.

Pada kunjungannya di Kelurahan Cambaya, Gusung, dan Pattingalloang Baru Kecamatan Ujung Tanah, Indira menerima sejumlah aspirasi dari warga perihal penerima bansos yang terkadang tidak tepat sasaran.

“Bantuan raskin (beras miskin) dengan bansos PKH itu tidak merata, Bu. Masih banyak warga kurang mampu yang belum mendapatkan bansos karena tidak terdaftar,” ungkap Maryam, salah satu warga Kelurahan Cambaya.

Hal serupa turut disampaikan Titi Darmawati di Kelurahan Pattingalloang Baru. Kata dia pemerintah perlu memaksimalkam pendataan PKH agar warga yang menerima adalah warga yang benar-benar sesuai kriteria.

“PKH perlu dimaksimalkan lagi supaya yang dapat bantuan itu betul-betul warga kurang mampu,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Indira Yusuf Ismail mengapresiasi masukan dari masyarakat dan menjelaskan pentingnya evaluasi serta perbaikan sistem.

Dia menegaskan bahwa program sosial seperti PKH merupakan salah satu prioritas yang harus terus ditingkatkan akurasinya.

“Kami mendengar aspirasi ibu-ibu sekalian dan tentunya menjadi perhatian kami ke depan. Bantuan sosial memang harus sampai kepada mereka yang berhak, dan untuk itu, pendataan harus lebih tepat dan transparan,” ujar Indira.

“Kami akan pastikan sistem pendataan diperbaiki agar tidak ada warga yang tertinggal. Namun, kita juga harus berkolaboras, baik masyarakat maupun pemerintah, agar bantuan ini dapat berjalan lebih baik,” imbuhnya.

Indira juga menegaskan bahwa pihaknya siap memperjuangkan mekanisme distribusi yang lebih adil dan menyeluruh, tanpa melupakan keterlibatan semua pihak, termasuk warga, dalam melaporkan mereka yang layak namun belum terdaftar.

“PKH dan bansos lainnya adalah bentuk komitmen kita bersama untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, dan kami akan berupaya sebaik mungkin agar program ini benar-benar bisa dirasakan oleh semua yang berhak,” pungkasnya.

Legislator PPP, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) yang mendampingi Indira, menambahkan perbaikan data dapat dilakukan melalui musyawarah di tingkat kelurahan. Melalui musyawarah kelurahan itu, data warga dapat diperbaharui.

“Ada musyawarah kelurahan untuk memperbaiki database yang akan disetor ke kementerian, karena memang banyak masyarakat yang pasca-COVID mengalami penurunan penghasilan. Ada juga data penerima PKH yang wafat namun belum dilapor, sehingga ada oknum yang memanfaatkan bantuan itu,” katanya.

RTQ menambahkan bahwa saran untuk perbaikan ini akan menjadi perhatian dalam sisa masa pemerintahan Danny Pomanto, yang kemudian akan dilanjutkan oleh Indira.

“Ini suatu saran untuk perbaikan di sisa pemerintahan Danny Pomanto untuk kemudian dilanjutkan oleh Ibu Indira. Kita semua berharap agar ke depan, sistem bantuan sosial dapat berjalan lebih baik dan lebih tepat sasaran,” pungkasnya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

4 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

4 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago