Categories: Politik

Urai Data Resmi, Danny-Fatma Bungkam “Serangan” Appi-Rahman

WAHANAINFOTA, JAKARTA – Segmen pertama debat publik putaran kedua Pilkada Makassar 2020 menjadi panggung pembuktian gagasan dan bukti nyata pasangan nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma). Pada satu momentum, ADAMA’ berhasil membungkam “serangan” atau sindiran kandidat lawan.

Pertanyaan panelis kepada Danny-Fatma mengenai komitmen keduanya apabila terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar lima tahun ke depan. Khususnya dalam menghindari konflik seperti permintaan jatah proyek dan jabatan strategis di pemerintahan.

Danny Pomanto menjabarkan bahwa salah satu upaya jika menjabat dan itupun sudah terbukti pada saat menjadi Wali Kota Makassar periode 2014-2019 lalu.

“Hindari conflict of interest. Dari keluarga, dari teman-teman, dan lain-lain. Saya hold bisnis saya di Kota Makassar karena pemimpin harus memberi contoh. Alhamudillah sudah menjadi bagian Makassar nomor satu di Indonesia,” kata Danny Pomanto.

Saat kesempatan menanggapi, calon wakil wali kota Makassar nomor urut 2, Abdul Rahman Bando, memaparkan selebaran berisi tentang berita di media daring yang menyatakan bahwa Kota Makassar sebagai “kota korup”.

Rahman mengatakan bahwa Kota Makassar menduduki peringkat kedua terkorup di Indonesia berdasarkan hasil survei terbaru tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di 12 kota besar yang dikeluarkan Transparency International Indonesia (TII).

Namun, saat kesempatan menjawab, Fatma langsung memberikan jawaban telak berupa bukti prestasi Danny Pomanto saat menjadi wali kota. Di antaranya adalah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Makassar meraih WTP empat kali beruntun,” kata Fatma. Hal itu, kata dia, menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan Makassar bersih selama Danny Pomanto menjabat wali kota.

Selain itu, Pemkot Makassar mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha. Ini adalah penghargaan yang diberikan kepada daerah yang menunjukkan hasil karya tertinggi pelaksanaan pembangunan lima tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. (*)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

3 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

4 bulan ago