WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Barisan aktivis pemuda dan mahasiswa semakin bertambah di pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi. Hampir setiap hari, selalu saja ada pentolan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan, maupun representasi milenial menyatakan dukungannya.
Ada begitu banyak dukungan dan harapan dari aktivis dan generasi milenial kepada pasangan nomor urut 1. Salah satu alasannya, Danny-Fatma paling ideal memimpin Kota Makassar.
Salah satu aktivis pemuda Kota Makassar, Imran Yusuf, menuturkan, pasangan Danny-Fatma sama-sama memiliki karakter pekerja dan kaya gagasan. Keduanya menginspirasi bagi generasi mendatang.
“Dua orang pekerja keras dengan profil pengalaman di dunia profesional dan politik yang mumpuni. Pak Danny seorang arsitek, pernah menjadi walikota dengan berbagai prestasi. Ibu Fatma yang mewakili kaum perempuan sebelumnya pernah menjadi legislator di DPR RI. Dalam mengeksekusi program, pengalamanlah yang jadi modal utama. Hal itu hanya dimiliki oleh Danny-Fatma,” kata Imran, Minggu (25/10/2020).
Imran yang juga Wakil ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan itu beranggapan, pasangan ADAMA’ (akronim Danny-Fatma) sangat pro terhadap generasi ‘zaman now’. Apalagi, jumlah anak muda atau usia produktif di Kota Makassar sangat besar. Berada di kisaran angka 516.201 jiwa.
“Ini berarti penggerak ekonomi di masa depan adalah kelompok anak muda. Agar anak muda dapat berperan aktif, tentu dibutuhkan wali kota dan wakil wali kota yang memiliki kualitas mengayomi serta pemimpin yang memberi ruang dan dukungan bagi anak muda,” beber Imran.
Di mata Imran, sosok Danny selama ini sudah menunjukkan keberpihakannya terhadap generasi muda. Mantan Wali Kota Makassar periode 2014-2019 itu dikenal sangat dekat dengan kelompok-kelompok anak muda di ibu kota provinsi Sulsel itu.
“Beliau kadang menjadi kakak, orang tua, bahkan menjadi sahabat yang selalu memberi dorongan kepada kami selaku anak muda. Pemimpin yang selalu mengayomi seperti beliau dibutuhkan generasi muda sekarang ini. Beliau bisa menjadi teman diskusi bagi anak muda. Hampir setiap saat ia selalu dikelilingi anak muda,” tegas Imran.
“Pak Danny itu punya tekad untuk berbuat banyak kepada warga Kota Makassar. Ia adalah seorang intelek dan perencana yang baik sehingga inovasi demi inovasi terus tercipta demi kebaikan seluruh warga Kota Makassar,” tambahnya.
Sementara itu sosok Fatma, menurut Imran, dikenal sebagai figur yang sangat ramah. Selain sebagai mantan legislator DPR RI, Fatma juga dikenal aktif di berbagai organisasi sosial.
“Bu Fatma ini memiliki tempat tersendiri di hati ibu-ibu dan generasi milenial. Kepedulian sosialnya yang tinggi ditambah pengalamannya memberi harapan bahwa masa depan kaum perempuan dan anak muda di Kota Makassar akan teratasi dengan kehadiran Bu Fatma mendampingi Pak Danny,” tutup Imran.
Sebelumnya beberapa eks aktivis juga mempertegas sikapnya. Seperti mantan Ketua HMI Cabang Makassar Timur, Muis, maupun beberapa mantan pentolan organisasi kemahasiswaan. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…