WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Makassar, 2.099 TPS.
Di Pilwalkot 2020 Makassar kali ini, jumlah TPS berpotensi akan bertambah. Mengingat pemerintah telah menetapkan protokol kesehatan di masa pandemi virus corona atau covid-19.
“Kemungkinan besar (TPS) bertambah. Sebelumnya kan jumlahnya 2.099, dengan jumlah maksimal pemilih tiap TPS 600 orang,” kata Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar, Minggu (07/06/2020).
Melalui pesan singkat WhatsAppnya, Gunawan kembali bilang, rencana penambahan jumlah TPS itu tengah dikaji pihaknya.
Begitu juga dengan penambahan kebutuhan pelaksanaan Pilwalkot Makassar lainnya. Seperti jumlah petugas KPPS.
“Sekarang dikurangi jumlah pemilihnya tiap TPS. Berarti otomatis TPS akan bertambah. Tapi penambahannya kami belum ketahui berapa pastinya, kami masih hitung dan kaji,” lanjut Gunawan.
Dalam waktu dekat ini, kata Gunawan lagi, KPU Makassar akan melaksanakan pemuktahiran Data Pemiluh Tetap (DPT).
KPU Makassar juga akan mengusulkan penambahan anggaran. Sebelumnya, anggaran pelaksanaan Pilwalkot Makassar telah disetujui. Jumlahnya mencapai kurang lebih Rp78 miliar.
“(Penambahan anggaran) belum diajukan. Masih diinventarisir (jumlah anggaran). Kami masih menginventarisir kebutuhan tambahan dan merestrukturisasi anggaran untuk menyesuaikan dengan protokoler pencegahan covid,” akunya.
Perlu diketahui, agenda pelaksanaan Pilkada serentak 2020 kali ini, diundur. Yang tadinya dijadwalkan akan berlangsung pada September, jadinya dilaksanakan pada akhir tahun, Desember mendatang.(bs)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…