Categories: Politik

Lawan Mafia Tanah, Pelibatan RT/RW akan Jadi Program ADAMA’

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Tak hanya kemunduran pelayanan, penghapusan isentif, pengurusan birokrasi yang rumit, menjadi perhatian pada kampanye dialogis ADAMA’ di Kecamatan Rappocini, namun masalah agraria turut menjadi perhatian. Kamis, (8/10/2020).

“Kenapa banyak masalah agraria yang membelit saat ini, sebab tidak adanya pelibatan eksternal seperti tokoh masyarakat yang ada di wilayahnya,” ungkap Danny Pomanto, di sela kampanye dialogis tersebut.

Menurut Danny, selama ini kurangnya pelibatan RT/RW menjadi salah satu penyebab tertinggi masalah agraria menjadi keluhan tertinggi di Kota Makassar. Ke depan kata Danny RT-RW akan dilibatkan guna meminimalkan masalah tumpang tindih alas hak.

“Kita akan pakai RT/RW dalam penandatangan AJB (akte jual beli) dan akte hibah dan sertifikat. Bukan lagi staf kelurahan dan unsur pejabat di internal pemkot. Itu poin evaluasi kami untuk melindungi masyarakat dari para mafia tanah,” terangnya.

Danny menambahkan, mengapa melibatkan RT-RW, sebab RT/RW yang paling memahami wilayah teritorial di lingkungannya atau permasalahan tanah di wilayah itu.”Yang paling tau RT/RW itu sendiri. Bukan lurah bukan camat,” ulangnya.

Danny mencontohkan, jika terjadi peralihan tak sedikit banyak kaus tanah terjadi. Sebab lurah/camat baru akan memanggil RT/RW ya jika masalah sudah timbul.

“Disitu persoalannya, harusnya di balik. RT/RW yang menyelesaikan, camat dan lurah tinggal mensupport,” terang Danny.

Sementara, warga kompleks Agraria Jalan Emmisaelang, Kecamatan Rappocini, Jimmy Maroni, mengaku berterimah kasih terhadap inovasi yang bakal diterapkan oleh sang inovator Makassar tersebut.

Menurutnya masalah agraria harus menjadi perhatian khusus kepada Wali Kota Makassar ke depan.

“Ini konsep sangat solutif. Kami percaya hanya Pak Danny mampu melakukan itu, kalau untuk masyarakat beliau selalu dekat, sudah terbukti. Semua kebijakannya hanya untuk kepentingan masyarakat. Kami sepakat untuk nomor 1 pada 9 Desember,” kuncinya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

3 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

3 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago