MAROS, – Calon Gubernur Sulawesi Selatan Moh Ramdhan Pomanto disebut bisa merubah nasib petani menjadi lebih baik dengan keberhasilan yang ia telah capai saat memimpin Makassar.
Keyakinan itu dilihat dari antusias warga saat Calon Gubernur Nomor Urut Satu itu kampanye di Desa Tanete, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Kamis (3/10/2024).
Kedatangan Danny Pomanto di Desa Tanete disambut dengan teriakan ‘DIA Pilih Nomor Satu’. Ia berhasil membawa perubahan bagi masyarakat Kota Makassar saat memimpin.
Danny mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar dari Rp500 miliar menjadi Rp1,6 triliun tahun ini. Bahkan tahun depan ditaksir bisa mencapai Rp2 triliun sesuai dengan janji politiknya pada periode kedua.
Wali Kota Makassar dua periode ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lewat program bank sampah, banyak masyrakat yang menggantungkan hidupnya menjadikan Bank Sampah sebagai salah satu mata pencaharian.
Begitu dengan RT/RW, yang dulu insentifnya hanya Rp75 ribu per bulan, kini naik menjadi Rp1,2 juta. Jika PAD mencapai Rp2 triliun maka insentif RT/RW pun naik menjadi Rp2 juta per bulan.
Termasuk tenaga kontrak yang dulunya hanya Rp300 ribu kita menjadi Rp1,5 juta per bulan, dan tahun depan naik hingga Rp2 juta per bulan.
Keberhasilan Danny Pomanto dalam memimpin Makassar membuat warga Desa Tanete semakin yakin menjadikan Danny Pomanto sebagai Gubernur Sulsel 2024-2029.
“Kita mau berubah nasib jadi lebih baik,” teriak emak-emak.
“Siapa Gubernurta’? DIA, DIA, DIA,” sambung teriakan emak-emak.
Pada kampanye dialog bersama warga, DIA juga menyerap aspirasi warga. Salah satu aspirasinya adalah pembangunan SPBU khusus bagi petani di daerah tersebut. Apalagi Simbang merupakan salah satu daerah dengan produksi terbaik.
Sehingga Danny Pomanto dalam menjawab aspirasi warga hanya meminta untuk memilih nomor urut satu yaitu dirinya bersama Azhar jika ingin aspirasi tersebut ditindaklanjuti.
“Satuji yang saya bilang, tungguma,” ucap Danny Pomanto.
Danny Pomanto sudah menyusun konsep untuk kesejahteraan para petani dan nelayan. Salah satunya dengan membeli produk petani dengan harga yang layak dan terbaik.
“Di sini adalah pertanian terbaik di Maros. Pemprov akan membeli produk petani dengan harga terbaik dan dijamin tidak turun. Saatnya petani sejahtera, merubah nasib lebih sejahtera kalau kita coblos nomor satu,” tutupnya. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…