Categories: Politik

Fatma Ukir Sejarah Baru di Makassar, Perempuan Pertama Terpilih Jadi Wakil Walikota

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Hasil Pilkada Makassar 2020 mengukir sejarah baru. Untuk pertama kalinya perempuan terpilih secara langsung menjadi Wakil Wali Kota di Makassar.

Hal itu setelah pasangan calon nomor urut 1, M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny Fatma) dinyatakan mengungguli tiga rivalnya dalam hitung cepat sejumlah lembaga survei dengan hasil perolehan suara sekira 41 persen. Fatma merupakan satu-satunya kontestan perempuan di Pilkada Makassar dan membuat ‘pecah telur’ kaum perempuan di kursi pemerintahan lima tahun ke depan.

Fatma adalah figur perempuan kelima yang bertarung di kontestasi Makassar sejak era sistem pilkada langsung. Di pilkada 2013 lalu, ada dua perempuan yang bertarung. Yakni Apiaty Amin Syam dan Muhyina Muin. Keduanya membidik kursi 01. Tapi, Apiaty dan Muhyina gagal.

Di Pilkada 2018, perjuangan kaum perempuan berlanjut. Yakni A Rachmatika Dewi (Cicu) dan Indira Mulyasari Paramastuti. Keduanya berstatus calon wakil wali kota. Lagi-lagi, perjuangan itu kandas. Indira terdepak di tengah jalan (diskualifikasi bersama Danny) sedangkan Cicu (bersama Munafri Arifuddin) dikalahkan oleh kolom kosong.

Barulah di Pilkada Makassar 2020, suara perempuan banyak menyatu ke Fatma. Yah, Fatma satu-satunya calon wakil wali kota yang berduet dengan Danny. Cicu dan Indira saling bahu membahu di barisan Danny-Fatma. Terpanggil karena satu alasan, hanya perempuan yang mampu mengerti perempuan.

“Semua kita kerahkan untuk melihat Makassar jauh lebih baik lagi. Kita dari dulu optimistis mampu menciptakan sejarah itu (perempuan pimpin Makassar),” ujar Cicu dalam berbagai kesempatan.

Bak gayung bersambut, sebagai satu-satunya representasi kaum perempuan, Fatma disambut dan diterima semua pihak. Ia mampu memasuki semua lini kehidupan masyarakat, berinteraksi tanpa sekat, bermodalkan naluri sebagai seorang ibu.

“Kami sudah lama mendambakan pemimpin perempuan. Pemimpin laki-laki tentu tidak mampu memahami secara utuh permasalahan kaum perempuan. Bu Fatma menjadi jawaban penantian warga. Sangat lengkap karena berpasangan dengan Pak Danny yang sudah memberikan bukti,” kata Siti Aminah, tokoh perempuan Barombong saat Fatma melakukan kampanye beberapa waktu lalu.

Bagi Fatma, bertarung di kota dengan pemilih berkarakter heterogen membuat semua kandidat punya peluang yang sama. Baik laki-laki maupun perempuan, entah mereka yang memang berlatar belakang politisi atau dari profesi yang berbeda.

“Pilwalkot 2020 ini adalah ajang untuk adu gagasan dan program. Siapa yang mampu meyakinkan masyarakat maka dialah pemenangnya,” kata Fatma.

Fatma sendiri menyebut jika kemenangan duet yang identik dengan tagline ADAMA’ itu adalah kemenangan seluruh warga Kota Makassar. Jabatan itu adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

“Hasil ini tentu kami sambut dan syukuri dengan rasa bahagia dan penuh suka cita. Menjadi mandat rakyat yang harus kami pertanggungjawabkan dan jalankan sesuai komitmen yang tertuang di visi-misi kami,” demikian Fatma di akun instagram dan facebooknya.

Danny dan Fatma kini sisa menunggu hasil penghitungan suara oleh KPU Makassar. Berdasarkan tahapan, rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kota dijadwalkan pada 13 – 17 Desember 2020.

Bila tak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Danny-Fatma sisa menunggu penetapan dari KPU Makassar sebagai pasangan terpilih di Pilkada Makassar dan menunggu jadwal pelantikan sebagai wali kota dan wakil wali kota Makassar selama lima tahun ke depan.  (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

4 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

1 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago