Categories: Politik

Danny Pomanto Tegaskan Pasangan ‘DIA’ Punya Konsep Jelas Kembangkan Pariwisata di Sulsel

MAKASSAR – Pasangan Nomor Urut 1 Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad memiliki konsep yang jelas dalam pengembangan pariwisata di Sulsel.

Hal itu disampaikan Danny Pomanto dalam Debat Kedua Pemilihan Gubernur Sulsel di Hotel Claro Makassar, Minggu (10/11).

Konsep itu diterangkan Danny Pomanto saat di tanya soal komitmen ‘DIA’ mengatasi persoalan aksesibilitas dan infrastruktur pariwisata yanh masih terbatas di Sulsel

Hal itu terungkap dari data SDGS Sulsel 2023, sektor pariwisata hanya berkontribusi 1,34%, padahal Sulsel memiliki Geopark Maros-Pangkep yang mendapat penghargaan UNESCO terbaik kedua di dunia.

Danny Pomanto mengungkapkan potensi yang dimiliki Sulsel sangat luar biasa. Tidak hanya diakui secara nasional tapi Internasional.

Penemuan terbaru Griffith University Australia, bahwa di Leang-Leang Karampuang ditemukan lukisan tertua di dunia setelah sebelumnya di Leang-Leang Bantimurung 49.500 tahun, tapi terbaru adalah 52.400 tahun.

“Itu artinya merubah cerita peradaban semua, tapi sayangnya hal itu tidak pernah menjadi objek yang paling utama yang dijual (konsep pariwisata) oleh Sulsel” kata Danny Pomanto.

“Tungguma, Insyaallah kami punya konsep yang jelas soal pariwisata hijau. Inilah pariwisata hijau, tanpa apa-apa dengan menjual cerita peradaban seperti ini yang tidak dimiliki oleh peradaban manapun di dunia,” tambahnya.

Pembangunan pariwisata hijau, lanjut Danny Pomanto, terlihat dari konsep pembangunan pasangan DIA di sembilan kawasan di Sulsel.

Seperti pembangunan Kawasan Sabuk Gunung Lompobattang-Bawakaraeang, Sabuk Gunung Bulusaraung, Sabuk Gunung Latimojong, dan Kawasan Sabuk Pegunungan Verbek.

“Itulah kenapa dalam tata ruang kami, kami membuat klaster-klaster pegunungan, ini baru pegunungan Bulusaraung, belum pegunungan Latimojong, Pegunungan Verbek, Pegunungan Lompobattang dan Bawakaraeng. Banyak lagi seperti di Seko dan Rampi hal-hal unik yang bisa kita ekspos,” terangnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung soal kontribusi pariwisata Sulsel yang hanya 1,34%. Ia meyakini itu disumbangkan oleh event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) Kota Makassar.

“Kenapa indeksnya jelek betul. Saya yakin indeks itu disumbangkan oleh F8 Pariwisata Makassar,” tuturnya.

Danny Pomanto menilai banyak tari-tarian yang tidak hidup, banyak sanggar tidak diperhatikan dan tidak tertampung dengan baik.

“Begitu banyak budaya yang tidak bisa bangkit karena ruangnya sangat sempit, bukan persoalan uang. Ini persoalan kebijakan,” tutupnya.

Dengan slogan Pariwisata Hijau, DIA majukan keunggulan budaya menjadi daya saing Sulsel. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

7 jam ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

18 jam ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

7 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

7 hari ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago