WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Empat bakal pasangan calon Pilkada Makassar 2020 sudah memberi janji kepada para ketua RT/RW. Dari empat kandidat, cuma Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto alias Danny yang sudah memberi bukti nyata.
Salah satu tokoh masyarakat Rahmawati mengatakan senang sekali Pak Danny jadi wali kota. Lorong sudah bersih karena setiap saat diperhatikan. Yang paling terasa karena di zaman Pak Danny ketua RT/RW dapat perhatian. Padahal, dulu-dulu seolah dibilang ‘apa tong itu RT/RW’, tapi sama Pak Danny malah insentif dinaikkan
Danny Pomanto memang memberikan perhatian khusus kepada ketua RT/RW selama lima tahun saat menjabat Wali Kota Makassar periode 2014-2019. Mulai dari program penataan lorong-lorong hingga peningkatan kesejaheraan.
Misalnya dalam hal kesejahteraan. Insentif ketua RT/RW dari pejabat periode sebelumnya yang hanya Rp250 ribu, dinaikkan menjadi Rp750 ribu. Bahkan setelah itu naik lagi menjadi Rp1 juta.
Pemberian insentif itu, berbasis kinerja. Pemilihan ketua RT/RW-nya pun, diberikan kepada warga yang berlangsung serentak seperti pilkada.
Pengakuan itu disampaikan warga saat bersilaturahmi dengan Fatmawati Rusdi (pasangan Danny Pomanto) di Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Kamis (17/9/2020). Di mata mereka, Danny Pomanto sudah mengangkat harkat dan martabat RT/RW.
Mendengar ungkapan itu, Fatmawati di hadapan seluruh masyarakat yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan, apabila mendapat amanah terpilih pada 9 Desember 2020 nanti, dirinya bersama Danny Pomanto akan lebih memperhatikan lagi peran ketua RT/RW.
“Itulah bukti selama kepemimpinan Pak DP (Danny Pomanto) banyak prestasi yang ditorehkan. Banyak pembangunan yang dilakukan,” tutur mantan Anggota DPR RI kelahiran 1980 ini.
Menghadapi Pilkada Makassar 2020, visi ADAMA’ (akronim Danny-Fatma) telah ditegaskan dalam 24 program strategis dan deretan program inovatif. Salah satu program di dalamnya adalah menuju insentif kinerja RT/RW Rp2 juta dan penguatan fungsi RT/RW dan penasihat wali kota serta para local influencer.
“InsyaAllah insentif Rp1 juta akan menjadi Rp2 juta,” tutur Fatmawati. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…