Categories: Nasional

Pojok Antero : Pulang

Mungkin, sering tak kita sadari, kata ‘Pulang’ kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan yang menunggu.. 

Pojok Antero : PULANG

Penulis : Sky Nugraha

Perjalanan hidup selalu punya kejutan. Entah kejutan itu membahagiakan, atau meresahkan. Itu diluar dari kendali kita, tapi, penerimaan serta tindakan kita terhadap segala itu, adalah persoalan internal kita.

Dalam keseharian, tidak jarang hal-hal kecil bahkan memicu perasaan tak enak, tak nyaman, padahal hal-hal itu sudah sering kita temui, kok masih resah, kok masih emosi? Kebanyakan orang mengatakan di titik seperti ini, sesungguhnya kita sedang butuh healing.

Tapi, ada tabir yang belum kita buka seutuhnya. Kerap tanpa kita sadari, membayangkan bahwa kita akan Pulang, menuju ke rumah, beristirahat. Itu sudah mereduksi sebagian lelah yang kita rasakan dari penatnya aktifitas keseharian.

Rumah menjadi tempat ternyaman, yang menerima kita apa adanya. Kita yang lelah, kita yang penat. Dan kita yang hanya ingin rehat, mengumpulkan kembali energi untuk hari esok.

Olehnya, selalu saja membayangkan bahwa kita akan pulang, dan segala urusan kerjaan dan aktifitas hari ini akan selesai, menjadi satu pemicu energi positif yang menetralisir fikiran kita.

Meski, dengan kondisi sekarang ini. Pulang pun harus melalui sebuah tantangan. Macet. Disinilah pertarungan yang sesungguhnya. Sisa energi dan pengharapan untuk segera sampai ke rumah, dihadapkan dengan keadaan yang kembali menguji kesabaran.

Kalau kondisi macet ini, dilihat warga masyarakat di negara maju, yang mana disana persoalan macet sudah tidak ditemukan, mungkin bisa menjadi refleksi bahwa betapa nyamannya hidup mereka : kemana-mana bisa, easy going. Tanpa harus klakson sana sini, ataupun berhenti di tengah jalan. Menunggu kendaraan di depan, jalan sedikit demi sedikit. Macam kaki seribu, kendaraan daong yang banyak. Tapi, jalannya pelan. Macet.

Namun, gerutu yang saya tuliskan itu, adalah kebodohan. Adalah ketidak sabaran jika perbandingannya adalah sebuah kondisi yang terekam dalam sebuah video dokumenter Youtube, berjudul : Zombie Afghanistan, Bahkan Anjing Pun Kecanduan. Tentang sebuah proses bertahan hidup di sudut tergelap di Afghanistan. Pol-e Sokhta. Sebuah wilayah di bawah jembatan, lebih dari 200 orang yang kecanduan narkoba dan tunawisma telah hidup selama puluhan tahun, terperangkap dalam lingkaran keputusasaan.

Dalam kondisi tragis itu, beberapa orang masih merawat rasa kecintaannya terhadap hewan. Disana ada anjing. Yang dirawat, dimandikan, walau dengan air kotor penuh limbah. Tak hanya pada anjing, air kotor itu juga mereka gunakan pada diri sendiri, mencuci, mandi.

“Adakah tempat pulang, dimana kami bisa bebas dari narkoba? Di pusat rehabilitasi kami dipukuli” ungkap salah seorang penghuni kawasan itu.

Di tempat kotor itu, dimana berjalan diatas mayat sudah menjadi biasa, adalah sebuah cerita tentang tragedi kemanusiaan dan begitu bahayanya penyalah-gunaan narkoba. Menggiring manusia dalam perkondisian seperti itu.

Setiap hari sebagian mereka pun beraktifitas, bekerja. Dan kembali pulang ke kawasan itu.

Sesuatu yang disalah-gunakan, awalnya diedarkan sembunyi-sembunyi, memancing angka kecanduan, lalu kemudian, menjadi seseutu yang mudah ditemukan. Barang haram itu meruntuhkan afghanistan.

“Hanya Tuhan yang menemani kami disini”  salah seorang penghuni kawasan itu mencoba menceritakan betapa sulitnya untuk mengaharapkan keadilan dan kepedulian dari sesama dalam kondisi disana.

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Mahasiswa KKN Angkatan 78 UINAM Posko 8 Desa Tellu Boccoe Gelar Penyuluhan Anti Narkoba

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…

4 hari ago
  • MAKASSAR TA'

KOMPAS Biringkanaya Ajak Bantu Sesama Melalui Donor Darah

WAHANA INFOTA, MAKASSAR -  Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…

5 hari ago
  • MAKASSAR TA'

Tuntaskan Upgrading, LPM Penalaran UNM Dorong Pengurus Implementasikan Nilai Penalaran dalam Kepengurusan LPM Penalaran UNM

WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Perkuat Kapasitas Organisasi, LPM Penalaran UNM Resmi Buka Upgrading Pengurus Harian Periode 2025/2026

MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • SKPD

Bertemu Di Balaikota, Walikota Makassar Dan Dubes Finlandia Bahas Hal Ini

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti di Balai Kota…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Seru dan Penuh Kebersamaan, Turnamen Padel Jubel 2026 IKA17MKS Hadirkan 120 Pertandingan

MAKASSAR – Ikatan Alumni SMAN 17 Makassar (IKA17MKS) sukses menggelar Internal Tournament Padel Jubel 2026 sebagai ajang silaturahmi lintas angkatan…

1 bulan ago