WAHANA INFOTA – Moh. Ramdhan Pomanto atau yang lebih dikenal dengan nama Danny Pomanto menyebut lawan Capres Joko Widodo (Jokowi) bukanlah kandidat. Akan tetapi lawan sesungguhnya yang harus diwaspadai Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf adalah Sarkasme, Kebencian, dan Hoax.
Pernyataan ini disampaikan saat hadir dan memberi sambutan di deklarasi Galang Kemajuan (GK) Jokowi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat, yang berlangsung di hotel Claro, Makassar, (24/11).
“Musuh kita bukan kandidat. Tapi lawan kita adalah hoax. Kita lawan dengan menjelaskan kebaikan-kebaikan Jokowi yang kita rasakan. Belum pernah ada pembangunan merata di seluruh Indonesia seperti sekarang ini,” jelas Danny Pomanto.
Selain hoax, Jokowi juga akan dihadapkan pada ujaran dan penyebaran kebencian. Kebencian ini kata Danny harus dilawan dengan cinta. Karena itu seluruh relawan Jokowi diminta menyampaikan cinta, melakukan sentuh hati, dan menyampaikan cinta Jikowi kepada masyarakat. Sarkasme atau kekerasan juga adalah hal yang harus diwaspadai.
Katena Danny mengimbau agar tim Jokowi harus memperlihatkan kesantunan dan keteladanan yang baik untuk melawannnya.
“Indonesia memiliki kekayaan dan keunggulan yang luar biasa. Hanya pemimpin yang sudah terbukti jujur, tidak korupsi, berintegritas tinggi, namun tetap sederhana yang bisa menjadi pemimpin. Karena itu tak ada pilihan lain kecuali Jokowi,” ucap Danny disambut teriakan “Satu!!! Satu!!! Satu!!! dari audiens. (*SN)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…