WAHANA INFOTA – Dengan kepemilikan Kartu Persaudaraan Soewarno Sudirman (KPSS), warga di Jalan Bonto Bila III, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar, memperoleh santuan berupa uang tunai Rp1,5 juta dari asuransi.
Dg Ida (38) sangat bersyukur dengan KPSS itu. Dia yang ditinggal mati suaminya, Hamdan, harus menanggung biaya hidup dua orang putranya yang masih berusia 5 dan 7 tahun.
“Bersyukur untuk anakku sekolah. Harapan saya, anak saya bisa sekolah dan menjadi anak saleh,” sebut Dg Ida sambil mengeluarkan air mata.
Santunan itu diserahkan langsung calon anggota legislatif (caleg) DPRD Makassar dapil IV asal Partai Demokrat, Soewarno Sudirman didampingi pihak asuransi di kediaman Dg Ida, Sabtu (09/03/2019).
Lanjut Dg Ida, suaminya meninggal dunia pekan lalu. Penyakit gula yang dialami suaminya berdampak terhadap luka tusukan paku di bagian telapak kakinya.
Almarhum suaminya pun diketahui hanya berprofesi sebagai petugas kebersihan pengangkut sampah.
“Saya hanya ibu rumah tangga. Anak saya dua, cowok dua-duanya. Satu umur 7 tahun, satunya umur 5 tahun. Saya hanya mau anakku bisa sekolah,” tutur Dg Ida berharap.
Soewarno Sudirman usai menyerahkan santunan itu bertekad akan memperjuangkan nasib masyarakat, utamanya bagi anak-anak almarhum Handam demi melanjutkan sekolahnya.
“Anak itukan sekolah, mudah-mudahan bisa lanjut. sekolah itu salah satu bentuk layanan publik bagi pemerintah. Doakan saya
terpilih supaya kita bersama-sama memikirkannya, sabarki di bu,” ucapnya sambil memberi semangat ke Dg Ida.
“Saya harap juga bagi ibu-ibu yang ada di sini peduli dengan Dg Ida. Saya pun ke sini terpanggil karena saya anggap kita saudara saya,” sambungnya.
Lebih lanjut, Warno sapaan akrabnya mengaku, santunan yang diterima almarhum Handam terproses di pihak asuransi setelah empat hari dikabarkan meninggal dunia.
Meski telat terdaftar, mantan anggota DPRD Makassar periode 2009-2014 ini tetap memperjuangkan asuransi yang harus diterima isteri almarhum.
“Kemarin baru empat hari setelah meninggal kita daftarkan. Kami berusaha berada bersama warga ketika dalam duka seperti ini. Semoga saja apa yang kami lakukan hari ini bernilai ibadah, kita tetap tawadduh,” terang Wakil Ketua Demokrat Sulsel ini.
Adapun KPSS ini telah tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Manggala dan Panakkukang. Jumlah masyarakat penerima manfaat ini sudah mencapai kurang lebih 4.000 orang.
“Jadi premi per orang itu hanya Rp15.000, tidak melebihi aturan KPU dengan nilai Rp60.000 untuk pemberian bantuan ke warga,” jelas (**)
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti di Balai Kota…
MAKASSAR – Ikatan Alumni SMAN 17 Makassar (IKA17MKS) sukses menggelar Internal Tournament Padel Jubel 2026 sebagai ajang silaturahmi lintas angkatan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR,- Di penghujung bulan suci Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika…
JAKARTA — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi saat yang penuh kebahagiaan, silaturahmi, dan kehangatan keluarga Namun di balik…