WAHANA INFOTA – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus bergerak membantu korban gempa dan tsunami yang menimpa warga di Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah.
Menjelang musim penghujan ini, warga kini sangat membutuhkan hunian yang layak, melihat rumah mereka yang retak, rusak bahkan hancur tak bersisa. Oleh karena itu, ACT membangun Integeted Community Shalter (ICS) hunian layak yang diperuntukan warga korban bencana, khususnya di Sulawesi Tengah.
ACT sendiri sudah membangun 5 ICS di 3 Kabupaten di Sulawesi Tengah. Reporter portalmakassar berkesempatan mengunjungi salah satu ICS yang berlokasi di Desa Wani Satu, Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.
Terlihat para pekerja dibantu warga setempat bahu-membahu membangun hunian yang layak untuk korban bencana. Dikolasi ini nantinya akan dibangun 96 hunian berukuran 3×4 yang dapat dipakai warga korban gempa dan tsunami yang rumahnya tidak layak huni lagi.
Perlu diketahui desa Wani Satu merupakan salah satu desa yang mendapat dampak yang cukup parah. Tercatat 29 orang meninggal dunia sedangkan 2 lainnya belum ditemukan. (**RM)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…