WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Pandu Digital Kemenkominfo RI bersinergi dengan Gradasi, dengan melibatkan stakeholder terkait di setiap kabupaten kota di Indonesia mengadakan pemberdayaan pandu digital berbasis masyarakat, sebagai upaya mengatasi kesenjangan keterampilan bidang teknologi di masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan pada era transformasi digital. gradasi hadir untuk memfasilitasi dan memberikan pendampingan guna mengatasi kesenjangan tersebut, dangan berfokus pada pemberdayaan pandu digital berbasis masyarakat, diantaranya dengan membentuk kampung-kampung digital di seluruh wilayah Indonesia, sebagai bentuk dorongan secara langsung di wilayah yang disasar, dalam hal ini masyarakatnya didorong untuk memiliki kebiasaan cerdas dalam berdigital.
Dengan adanya penyebaran pandu digital di setiap kabupaten/ kota akan mendukung percepatan transformasi digital, peran aktif semua stakeholder dibutuhkan agar hal ini dapat terwujud, baik dari pemerintah daerah, kalangan akademisi, swasta serta peran serta tokoh masyarakat untuk secara bersama sama giat di dalam menfasilitasi dan mendampingi semua lapisan masyarakat, guna membentuk ketrampilan digital, baik dari tingkat dasar, mahir hingga ahli, yang nantinya dapat tercipta suatu ekosistem yang cerdas dalam dunia digital.
Program transformasi digital yang merupakan program prioritas presiden Jokowi yang menyasar penguatan literasi dasar bagi kalangan masyarakat (grassroot) tidak akan berjalan sukses tanpa ada dukungan kolaborasi berbagai pihak termasuk organisasi penggerak GRADASI.
“Pembangunan peradaban cerdas (smart society) yang selama ini mayoritas diselenggarakan di kota-kota besar, Kemenkominfo bersama Gradasi kita ubah dengan menggerakkan potensi terpendam dari desa, dengan tetap menggerakkan potensi generasi millineal dari kampung ke kampung dan mengukuhkan desa desa binaan gradasi menjadi kampung-kampung Digital Gradasi berbasis literasi, harapannya dari berbagai kampung dan desa ini akan tumbuh dan berkembang industri baru di bidang UMKM, pariwisata, perikanan, pertanian yang cerdas dengan dukungan berbagai pihak” tutup Ketua Umum DPP Gradasi, Siddiq K Tomsio (*)













Leave a Reply