oleh

Pak Wali, Bagaimana Anda Menemukan Inovasi Itu?

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Siapa yang mampu mampu memprediksikan tentang datangnya Pandemi? Yang kemudian dalam sekejap merubah tatanan di segala sektor kehidupan di seluruh dunia.

Orang-orang kaget. Takut. Kerumunan menjadi hal yang paling dihindari. Di berbagai negara, tenaga kesehatan maju di garda terdepan, meminimalisir jumlah korban-korban virus pandemi Covid 19.

Setelah sekian lamanya, peradaban pun diguncang. Maaf. Untuk saat ini, kita tak boleh bersalaman. Maaf. Karna untuk saat ini harus memakai masker disetiap kita berbicara. Dan maaf, untuk setiap pertemuan, kita harus menjaga jarak.

Pemerintah bergerak cepat. Berbagai upaya pencegahan pandemi dilakukan. Pemulihan ekonomi — Pencegahan Pandemi, dua hal yang dibuat berjalan seiring. Kesehatan harus terjaga, Ekonomi harus bangkit.

Salah satu TV Swasta, kemudian menayangkan Launching Porgam Penanganan Pandemi, bertajuk “Makassar Recover”.

Yah, Makassar Recover, sebuah program kebijakan yang dihadirkan oleh Walikota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, yang berfokus pada 3 hal pokok : Imunitas Kesehatan, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi.

“Awalnya pak Wali kumpulkan kami, kemudian, beliau memulai membuat sebuah gambar, saya pun memandang penuh tanya gambar tersebut, dan tiba-tiba saja beliau bertanya kepada saya, beliau mengatakan, kamu tau ini apa? Saya pun kaget, dan terus terang menjawab bahwa, tidak pak Wali, dan rupanya gambar tersebut adalah  rancangan awal sebuah program, yang saat ini kita kenal sebagai Program Makassar Recover” kata Camat Tamalate, Edwar Supriawan, mengisahkan pada redaksi Wahana Infota.

Lebih jauh Edwar menjelaskan, bahwa saat itu, dirinya dipercaya menjadi bagian Tim Makassar Recover, sebagai Master Recover Kecamatan Mamajang.

“Makassar Recover ini adalah penanganan Pandemi berbasis wilayah, serentak di seluruh kecamatan, terkoordinasi ke tingkat kelurahan bahkan sampai ke RT/RW, dengan menghadirkan posko Recover Center di masing-maing Kelurahan” kata Edwar.

Makassar Recover, sempat menjadi polemik, karna mengumpulkan kerumunan, pada saat mengangkat tim detector. Namun, tentunya kerumunan tersebut, tidaklah bersifat ngumpul-ngumpul, melainkan sebuah bagian dari koordinasi pelaksanaan Makassar Recover.

Dalam waktu sesaat, Danny menyiapkan segalanya. Bergerak perlahan mengatasi dampak Pandemi yang datangnya tiba-tiba. Aktifitas bisnis ditata secara perlahan, jam operasi dibatasi dulu, jangan berkerumun dulu, dirinya mendatangi Mall dan mengingatkan para pengunjung menggunakan pengeras suara terkait bahaya pandemi Covid 19.

Di seluruh wilayah kota Makassar, Master Recover, Camat hingga semua Lurah bersama Tim Satgas Pengurai Kerumunan (RAIKA) satuan tim dari 3 pilar kecamatan diaktifkan, memberi sosialisasi agar penerapan Protokol Kesehatan bisa terlaksana di tengah-tengah masyarakat.

Dalam penguatan imunitas, program percepatan vaksinasi kini berjalan serentak di seluruh wilayah kota Makassar, vaksinasi pada kalangan lansia, hingga anak usia dini, menyasar 100% warga divaksin.

Dari segala bentuk upaya itu, tentunya tak hanya dibutuhkan sebuah kewenangan, namun, kecepatan dalam bertindak dan mengambil keputusan. Sekali lagi, pandemi tak pernah terjadi sebelumnya. Datangnya tiba-tiba. Bagaimana inovasi itu ada?

Pada hari ini, Selasa, 30 Januari 2022, kami mengucapkan, Selamat Ulang Tahun Moh Ramdhan Pomanto, Walikota Makassar. Beragam apresiasi atas segala inovasi ta’, semoga menjadi pelecut semangat untuk meneruskan jejak-jejak inovasi ke depannya.

Tim Redaksi Wahana Infota

Penulis : Sky Nugraha

 

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed