Categories: Nasional

KPK Desak Pemkot Makassar Indentifikasi Aset Yang Bersoal

WAHANA INFOTA – Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan peringatan kepada seluruh developer yang beroperasi di Kota Makassar untuk tunduk dan patuh dalam menyerahkan fasum fasos yang tertuang dalam siteplan yang telah disahkan dan menghimbau Pemkot Makassar untuk menertibkan alas hak aset negara serta mengidentifikasi aset aset yang bersoal, kamis (12/9/19).

Dwi Aprilia Linda selaku Korwil Supervisi dan Pencegahan Korupsi Wilayah VIII Sulsel melalui monitoring dan evaluasi aset daerah dengan pemkot Makassar yang digelar di Ruang Pola Lt 2 Gedung Balaikota Makassar pada tangg 9 september 2019. Pada Monev tersebut turut hadir puluhan developer.

Dalam rapat monitoring dan evaluasi tersebut, Linda menegaskan kepada seluruh developer untuk memperhatikan kepatuhannya terkait dengan site plan dan mendukung program penertiban aset di Kota Makassar.

“Kita himbau kepada seluruh developer yang beroperasi di Kota Makassar untuk patuh terhadap siteplan yang disahkan oleh Pemda sebagai komitmen terkait fasilitas Sosial dan Fasilitas umumnya, jadi jangan adalagi yang coba lari dari perjanjian hukum administrasi itu, ” tegas Linda, kamis (12/9/19) di Makassar.

Dihadapan Jajaran Pemkot Makassar dan para developer, Linda mengatakan, bahwa dalam rangka implementasi program penertiban aset daerah, KPK menghimbau seluruh Pemda untuk mensertifikatkan aset daerah dan mengindentifikasi aset bermasalah untuk dilakukan langkah – langkah penanganan aset bermasalah.

“KPK minta agar Pemda harus serius dalam menetapkan status aset daerah, caranya adalah menetapkan alas haknya dalam bentuk sertifikat. Jadi bukan hanya sebatas mencaplok fisiknya, tetapi alas haknya juga harus lengkap. Kemudian Pemda juga harus mampu mengidentifikasi aset aset yang bersoal dan berkoordinasi dengan Aparat Penegak hukum, jangan didiamkan, “tegas Linda.

Pemkot Harus bisa kata Linda, kalau serius pasti ada hasil, banyak ko’ yang sudah kita perlihatkan hasilnya penyelamatan aset yang ada di Sulsel, seperti Aset di Pemprov, ada Stadion Barombong Nilainya itu 236.923.230.000 miliar dan beberapan aset lainya. Kemudian aset Pemkot Makassar seperti Kawasan Metro Tanjung Bunga, nilainya itu 1. 815. 660.000.000 triliun, dan kita juga berhasil selamatkan aset di Kota Palopo 42.925.283.101 miliar.

“Kalau total kesuruhan, mulai aset Pemprov Sulsel, Aset Pemkot Makassar dan Kota Palopo itu mencapai angka 6.262.828.563.802 triliun. Artinya apa semua Pemda harus serius, bukan didiamkan, ” kata Linda.

Nah, untuk 6 aset yang bersoal di Makassar, yang pernah ditinjau oleh Korsupgah KPK RI, Aldiansya Malik Nasution, dari laporan yang masuk ke KPK, Pemkot Makassar sudah merekomendasikan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN), adapun 6 aset yang bersoal itu;

1. Lahan Terminal Daya
2. Lahan Terminal Toddopuli
3. Lahan Jalan BTN Faisal
4. Lahan Pergudangan Kargo
5. Lahan Cafe CCR
6. Lahan PT. GMTD.(Ron/Sn)

Redaksi 5

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

4 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

4 minggu ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

1 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago