Categories: Nasional

Kisah Singel Parent Yang Sukses Merintis Usaha “Stick Keju Yuki”

WAHANA INFOTA Winda Mayasakti Olli 31 tahun janda dua anak dari pernikahan Marthin Walelang yang meninggal dunia dengan penyakit kelenjar getah bening pada usia 31 Tahun disaat kasih sayang , bantuan dan support terhadap keluarga sangat dibutuhkan sang Suami di panggil Tuhan.

Dari kejadian yang sangat menyedihkan itulah saya berusaha bangkit untuk tetap bertahan hidup walaupun separuh nafas , separuh jiwa dan bahkan separuh semangat telah menghilang dalam keseharianku” ungkap Winda.

“Dia suamiku tercinta sangat perhatian dan bertanggung jawab sehingga seluruh kebutuhan keluarga di handlenya seorang diri sampai suatu saat dia di panggil Sang Pencipta sedih memang tapi saya harus tetap bertahan hidup dan harus bisa membiayai kebutuhan keluarga dengan dua orang anak yang ditinggal suami”lanjutnya.

Tuhan memang tak pernah buta dan bahkan apa yang telah menimpa hambanya pastilah ada hikmah dibaliknya demikian kisah hidup saya , saya berfikir keras untuk menutupi kebutuhan keluarga dengan tetap berusaha dan bekerja keras setiap hari apa saja yang penting halal dan bisa menutupi kebutuhan keluarga , sampai suatu saat saya menemukan hikmat yang besar sebuah inspirasi untuk berwirausaha dengan ide sederhana membuat Stick Keju yang renyah bergizi dan ekonomis dari peninggalan resep orang tua yang disajikan sebagai cemilan yang cocok di konsumsi semua kalangan” tutur Winda lagi.

Bermodalkan 500 ribu rupiah winda mampu membuat 50 bungkus sehari kemudian menjajakan ke pusat pusat keramaian terutama warkop dan Cafe , dengan muka tebal dan tanpa rasa malu dan canggung ternyata menjadi usahawan tidaklah mudah butuh mental baja kata Winda betapa tidak dalam menjajal cemilannya itu dia selalu dicemooh dan bahkan di pandang sebelah mata oleh keluarga tetangga dan masyarakat tapi dengan tekad keteguhan dan semangat untuk terus berjuang tanpa mudah menyerah dan selalu membara dan tak pernah pudar di dada perempuan yang terbilang cantik ini

siapa yang pernah memikirkan kebutuhan saya dan keluarga kalau bukan saya sendiri tegas Winda ” menghibur dirinya karena musabab mimpi dan kerja kerasnya dalam hitungan waktu yang tidak terlalu lama Windapun mencapai sukses dengan jumlah produksi sekitar 1500- 2000 bungkus perbulan dan jumlah Omzet mencapai 15 juta perbulan , bahkan saat ini cemilan Stick Keju Yuki sudah masuk di Swalayan Gelael dan toko oleh-oleh.

Winda menginginkan kedepan agar cemilannya bisa Go Internasional atau minimal menasional dan memiliki outlet outlet di sejumlah kota di Indonesia , kalau tidak percayaki Enaknya Cemilanku Cobamaki dan bagi uang ingin memesan atau menjadi agen penjualan dapat menghubungi Wina di WhatsApp +62 812-4466-6827 atau Manajemen kami di 081355234356 tutupnya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

2 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago