MAKASSAR, – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok, di Pasar Sentral Bantaeng, Selasa (4/3/2025). TPID ini dipimpin Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin bersama para unsur Forkopimda, diantaranya Kajari Bantaeng, Satria Abdi, Dandim 1410 Letkol Inf. Eka Agus Indarta, Kapolres AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo.
Dalam pengecekan tersebut, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini menemukan harga dan ketersediaan bahan pokok masih cukup stabil. “Kami menemukan beberapa bahan pokok terbilang cukup stabil. Namun adapun kenaikan hargai cabai yang biasanya Rp25 ribu sampai Rp35 ribu mengalami kenaikan Rp75 ribu sampai Rp80 ribu,” ungkap Uji Nurin.
Kepala daerah termuda di Sulsel ini menjelaskan, beberapa faktor penyebab kenaikan cabai ini akibat pemakaian musiman. Mengingat di momen Ramadan beberapa bahan pokok permintaannya tinggi. “Tapi InsyaAllah bahan pokok strategis lainnya masih stabil. Insyallah kita terus menjaga hingga ketersediaan kita aman sampai hari raya lebaran,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng, Hj. Rahmania membenarkan, ketersediaan dan harga bahan pokok di Bantaeng aman hingga Hari Raya Idul Fitri. “Masih tergolong stabil karena bahan pangan starategis kita seperti minyak, gula, telur, ayam, dan lainnya masih stabil dan insyallah aman hingga lebaran,” katanya.
Dirinya menambahkan, kenaikan beberapa harga bahan pokok karena permintaan yang cukup tinggi. Meski demikian, kenaikan tersebut akan berangsur menurun karena produksi masih sementara berlangsung. “Hukum ekonomi akan berlaku jika permintaan tinggi harga jadi tinggi. Tetapi kenaikannya akan stabil karena produksi atau permanenan masih berlangsung bulan ini,” pungkasnya.
Usai menggelar pengecekan harga dan stok bahan pokok, TPID Pemkab Bantaeng mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait secara virtual. (*)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…