oleh

Tim Dosen UNM Latih Wanita Tani Melalui Kegiatan PPM Terpadu Di Desa Pancana

WAHANA INFOTA, BARRU — Kabupaten Barru adalah daerah ke empat pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) Terpadu tahun 2021 dari lima belas kabupaten yang direncanakan LP2M-UNM di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Barru pada tanggal 27 Juni 2021, pembukaan kegiatan bertempat di  Balai Pertemuan Desa Pancana. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PPM) ini dibawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNM dan Pusat Teknologi Tepat Guna (TTG) serta Pusat Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEKA) LP2M UNM.

Dalam sambutan pembukaan Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf, MT., mengatakan bahwa “melalui kegiatan PPM LP2M UNM tahun ini, masyarakat setempat diberikan pembekalan keterampilan servis motor katinting, servis mesin motor/mobil, kaligrafi, literasi digital, peningkatan hasil pertanian, senam kebugaran disaat pandemi Covid-19, merias wajah, dan lainnya sebagai tambahan dalam meningkatkan kesejahteran ekonomi keluarg dan masyarakat”.

Pada pelaksanaan salah satu pelatihan Program Kemitraan Masyarakat yang berjudul: Diversifikasi Pengolahan Berbasis Buah Dan Sayur Organik oleh Tim Dosen UNM, yakni Dr. Ernawati S. K, S.Pi., M.Si, Amirah Mustarin, S.Pi., M.Si dan Ratna Fadilah, M.Sc., para ibu-ibu rumah tangga tani dan remaja putri putus sekolah diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengolah aneka jenis buah dan sayur organik menjadi minuman dan penganan sehat, seperti jus buah, serta salad buah dan sayur dari bahan dasar buah pisang, semangka, tomat buah, pepaya, mangga, bayam, mentimun, selada yang ditanam secara organik. Juga, cara membuat selai buah, serta masakan sehat berbasis sayur mayur.

Menurut Ketua tim pengabdi PKM, Dr. Ernawati S.K., S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa “melalui pelatihan ini para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah minuman dan makanan sehat yang berbahan dasar buah dan sayur organik untuk dapat dihidangkan sebagai menu sehari-hari  bagi keluarga agar nantinya dapat meningkatkan daya imum tubuh anggota keluarganyadimasa Pandemi Covid-19 saat ini”.

Evaluasi hasil pelatihan, para peserta pelatihan mengungkapkan rasa puas karena dapat termotivasi untuk lebih  kreatif dan inovatif dalam mengolah buah dan sayur organik, serta juga dapat  menjadi peluang usaha baru untuk meningkatkan pendapatan keluarga. (Aris)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed