Categories: Kilas Daerah

Tak Pernah Disentuh , Warga Syekh Yusuf Ini Harus Hidup Dengan Sederhana

WAHANA INFOTA – Sungguh ironis, disaat Pemerintah Kabupaten Gowa sedang gencar-gencarnya menggalakan Program Tanpa Kumuh (KOTAKU) atasi kawasan padat kumuh dan miskin) tapi apa yang dirasakan ibu Yatiman (81) ini yang tinggal bersama anak dan beberapa cucunya yang sehari-hari cuma mengharapkan makan dari anaknya yang keberadaannya juga sama tidak berkecukupan dan serba kekurangan.

“Yatiman mempunyai beberapa cucu dan gubuk yang hanya beralaskan tanah berdinding bilik dan sudah mulai rapuh di makan usia. Rumah yang sudah tak layak huni tersebut terpaksa harus ditempatinya untuk berlindung dari terik matahari dan hujan.

Saat Awak media Online berkunjung ke rumahnya, di Syeck Yusuf Lorong 3 RT 03 /RW 03 Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa kondisinya sangat memprihatikan. Air hujan terlihat masuk di lantai hingga harus tidur dengan kasus dan tempat tidur seadanya.

“Melihat kondisi tempat tinggalnya serta mendengarkan cerita Bapak Yatiman di kediamanya, bisa menagis tak tega melihat ketidak mampuan untuk memperbaiki rumah yang yang sudah mulai rapuh dan hampir roboh dan belum ada perhatian dari dermawan ataupun pihak pemerintah atau dinas terkait untuk membantunya.

Menurut Dg Fifa salah satu warga Syekh Yusuf, dia pun merasa miris melihat kondisi rumah yang ditempati oleh kelurga Bapak Yatiman.

“Dalam rumah yang pengap dan sudah miring itu, Bapak Yatiman hidup tanpa bantuan pemerintah, pasalnya anak dari yatiman ini juga sudah tua dan suaminya pun tidak mampu lagi bekerja,” Kata Fifa

“Perihal adanya warga tergolong kurang mampu di Kabupaten Gowa, Awak media mencoba menghubungi Dinas Sosial melalui selularnya namun belum dapat dihubungi.

Hingga berita ini turun Yatiman yang tinggal di rumahnya hingga puluhan tahun masih terus berjuang untuk bertahan hidup dengan kesederhanaan. (**)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

1 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

1 bulan ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

2 bulan ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

2 bulan ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 bulan ago