WAHANA INFOTA, MAROS — Puluhan pemerhati dan pegiat Pengelolaan Sumber Daya Air Sulawesi Selatan (Sulsel) hadir di ruang Bupati Maros, kedatangan para Pemerhati dan pegiat Air tersebut dimaksudkan untuk beraudiensi dan sekaligus silaturrahmi serta sharing informasi terkait pengelolaan sumberdaya Air untuk WS Walanae Cenranae, WS Saddang dan WS Jeneberang .
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh M. Anis Firman selaku IP3A Lekopancing didampingi Muhammad Askar selaku anggota TKPSDA WS Walanae Cenranae terungkap bahwa terdapat banyak issu – issu strategis di kabupaten Maros yang harus mendapat Quick Respons oleh berbagai pihak yang berkepentingan, terutama Pihak Balai Besar Pompengan Jeneberang.
Diantara issu strategis itu antara lain yang diutarakan secara langsung oleh Bupati H.A.S. Chaidir Syam kepada rombongan audiensi mengatakan bahwa terkadang kabupaten Maros mendapatkan Dana DAK yang besar dari pusat untuk membenahi aliran DAS dan Wilayah sungai, termasuk perbaikan drainase primer dan sekunder, tetapi pada saat akan direalisasikan pihak BB WS Jeneberang mengklaim bahwa projek itu adalah kewenangan BB WS Jeneberang padahal satu sisi tingkat kerusakan dan pemeliharaan sudah semakin parah.
Akibatnya dana dana DAK yang didapatkan itu di pindahkan peruntukkannya untuk saluran drainase tertier yang ada di puncak puncak gunung. Ini yang sangat dilematis,” tegas Bupati .
Issue lain yang menghangat adalah Revitalisasi organisasi dan struktur IP3A, IP3GA, penanganan masalah banjir di hulu sungai Maros dan issue pembentukan komisi pengairan .
Dalam pertemuan tersebut yang di hadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD Maros, Kepala Dinas PUPR , Dinas Pertanian anggota TKPSDA, Ketua IP3A Tanralili Tu Barania, D.I.Lekopancing Kab. Maros Provinsi Sulsel yang diketuai oleh M.Anis Firman dan Ketua IP3A Salewangan, D.I.Bantimmurung Kab. Maros yang di ketuai oleh Muhammad Aris yang juga sekretaris Camat Bantimurung.
Acara Audiensi yang tetap dalam protokol kesehatan Covid -19 itu berlangsung akrab dan penuh kekelurgaan tetapi tidak menghilangkan subtansi pembahasan mengenai pola koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan para pelaku dan aktifis pengelolaan Sumber Daya Air tersebut.
Kegiatan di akhir dengan penandatanganan SK IP3A Ketua IP3A Tanralili Tu Barania, D.I.Lekopancing Kab. Maros Provinsi Sulsel
Yang diketuai oleh M. Anis Firman serta penyerahan SK TKPSDA WS Walanae Cenranae yang di wakili Muhammad Askar, SKM , untuk WS Jeneberang di wakili oleh Risal dan WS Saddang di wakili oleh M. Yusuf Anis Ketua P3GA Lekopancing, Wakil Ketua DPRD Maros Ir. Hj. Haeriah Rahman Kepala Dinas PUPR Kab. Maros, Muetazim .ST. (**)
BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…
BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…
Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…