WAHANA INFOTA, MAKALE – Ketua KNPI Sulsel, Kanita Kahfi, tiba-tiba muncul dan menggelar musda susulan di Gedung Tammuan Mali Makale, Jumat (3/6/2022).
Kanita sebelumnya menghilang di musda resmi yang digelar 1-2 Juni lalu yang menetapkan Restu Tangaka sebagai Ketua KNPI Tana Toraja.
Musda susulan yang digelar KNPI Sulsel itu memutuskan Daming Sampe Suso menjadi Ketua KNPI Toraja versi kubu Kanita Kahfi.
Musda susulan ini mengundang reaksi sejumlah OKP di Tana Toraja dan menyebut sikap KNPI Sulsel menggelar musda susulan itu sebagai tindakan memalukan.
Terpisah, Ketua Terpilih KNPI Toraja di musda resmi tanggal 1-2 Juni 2022, Restu Tangaka kebanjiran ucapan selamat dari 21 OKP.
Sebanyak 21 OKP ini menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Restu Tangaka, baik secara langsung maupun melalui beranda media sosial.
Terjadinya dua musda ini setelah rapimda dan musda sebelumnya deadlock karena derasnya protes dari OKP yang menilai KNPI Sulsel mengintervensi terlalu jauh pelaksanaan musda, dan berusaha bermanuver dengan membuat sk plt DPK yang tidak valid hanya untuk meloloskan kandidat Daming Sampe Suso.
Ketua Ansor Toraja Raya, M.Nur Sidik Achmad, menyesalkan upaya intervensi KNPI Sulsel tersebut.
Menurutnya, strategi KNPI Sulsel itu sarat kelicikan dengan berusaha memanfaatkan suara dari 19 dewan pengurus kecamatan (DPK) yang sebelumnya dibuatkan SK pelaksana tugas yang tidak valid dan sangat kontroversi.
Sidik yang juga tokoh muda Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Toraja ini mengatakan, KNPI Sulsel mempertontonkan tindakan yang justru mencederai nilai-nilai keberhimpunan kita diKNPI, seenaknya melanggar aturan hanya karena kami OKP-OKP yang mayoritas berhimpun secara sah di KNPI Tana Toraja tidak mendukung calon dari KNPI Sulsel.
“Sebaiknya setiap OKP memberikan kritikan terhadap sikap dan tingkah laku DPD I Sulsel yang sangat menciderai semangat dan perjuangan OKP di Tana Toraja,” tandasnya dalam rilis Gerakan Pemuda Ansor malam tadi.
Hal sama diungkapkan Wakil Ketua Pemuda Katolik Toraja, Yulianus, dan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Toraja Yosi STh.
Menurut Yulianus, seharusnya KNPI Sulsel memberi contoh yang baik dalam ber-musda dengan menjunjung tinggi sportifitas yang sarat nilai demokrasi.
“KNPI Sulsel jangan justru mempertontonkan tindakan yang memalukan dengan melakukan sesuatu yang melanggar norma organisasi, ditambah lagi bendera pataka yang dikibarkan masa benderanya KNPI Toraja Utara, kan bikin malu namanya itu” katanya.
Sementara, Ketua GMKI Toraja, Yosi STh, menilai, musda 1-2 Juni itu adalah proses yang normatif dan hasilnya juga resmi dengan menetapkan Restu Tangaka sebagai Ketua KNPI Toraja periode 2022-2024.
“Kalau ada musda susulan berarti itu tidak wajar dan tidak resmi. Hasilnya juga tidak wajar dan tidak resmi. Tindakan musda susulan ini memecah kesolidan teman-teman OKP dan pemuda yang diwakilinya. KNPI Sulsel tidak memperlihatkan sikap kedewasaan dalam berdemokrasi, karena berusaha memihak salah satu kandidat,” jelasnya.
Terpisah, Dewan Pertimbangan KNPI Toraja, Theofilus Limongan, mengatakan, musda 1-2 Juni 2022 merupakan musda resmi.
“Musda di luar jadwal itu tidak resmi meski yang hadir adalah Ketua KNPI Sulsel. Sebelumnya Ketua KNPI Sulsel sudah membuka rapimda dan musda 1-2 Juni sesuai jadwal resmi. Bukannya membuat musda susulan dengan keinginan tertentu,” jelasnya.
Theofilus yang juga mantan Ketua KNPI Toraja ini meminta agar KNPI Sulsel jangan memecah belah dengan mengintervensi KNPI di daerah.
“KNPI itu ada karena OKP. Jangan lukai perasaan dan semangat OKP yang ada di Toraja. Cukup ini terjadi di sini, kami berharap KNPI Sulsel jangan berbuat hal sama di daerah lain karena itu memalukan dan merusak citra KNPI,” pungkasnya.(*)
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…