Categories: MAKASSAR TA'Pilpres

Cinta Ulama, 15 Ribu Warga Makassar Silaturrahmi dengan Ma’ruf Amin

WAHANA INFOTA – Sebanyak 15 Ribu warga Makassar tumpah ruah dalam agenda silaturrahmi bersama Calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di CCC Makassar, (21/2/19).

Warga yang didominasi kaum emak-emak ini terlihat kompak dengan gamis putih-putih, duduk melantai memadati ruangan bersama ulama yang menjadi Wakil dari Calon Presiden Petahana Joko Widodo.

Danny yang melakukan orasi pertama menyampaikan jumlah massa mencapai 15 ribu dan masih terus berdatangan.

“Di sini jika menggunakan kursi ruangan ini muat 10ribu. Hari ini kita duduk melantai maka saya prediksi, silaturahmi ini mencapai 15ribu orang. Dan saya lihat masih terus berdatangan,” pungkas Danny Pomanto melaporkan ke Ma’ruf dengan menyebutnya Anre Gurutta Ma’ruf Amin. Anre Gurutta adalah penghargaan tertinggi orang-orang Sulsel terhadap kiai.

Hal ini menurut Danny adalah wujud kecintaan warga Makassar terhadap ulama. Warga Makassar faham betul bahwa mencintai dan memuliakan ulama sama dengan memuliakan Allah dan Rasulnya.

Warga Makassar adalah masyarakat yang cerdas, salah satu buktinya pada kemenangan “kotak kosong” di Pilkada sebelumnya.

Karena kecerdasan itu pula, Danny yakin jika pemilih “Kotak Kosong” lalu sama dengan pemilih Pasangan Capres- Cawapres nomor urut satu. Bahkan lebih daripada itu.

Sementara itu, KH Ma’ruf Amin mengaku bangga dengan massifnya dukungan warga Makassar terhadap Paslon nomor urut 01.

Ma’ruf memiliki keyakinan yang sama jika masyarakat Makassar memiliki kecerdasan berdemokrasi. Karena itu juga dirinya percaya jika tidak ada lagi yang memercayai berita hoax yang menjatuhkan seperti beredar di Medsos.

Ma’ruf menjelaskan jika selama putaran Pilpres, banyak sekali fitnah dan berita hoax yang dialamatkan kepada dirinya dan Jokowi.

Mulai dari Jokowi yang tidak mencintai ulama, tidak pro Islam, hingga latar belakang keluarganya yang tidak jelas.

“Justru Jokowi cinta ulama dengan mengajak ulama menjadi wakilnya. Jokowi bisa saja memilih militer, pengusaha, dan politisi. Tapi karena Jokowi cinta ulama maka Ia menggandeng ulama mendampinginya untuk membangun Indonesia ke depan,” jelasnya.

Selain itu, kata Ma’ruf, Jokowi tidak hanya cinta ulama karena kepentingan sesaat. Persoalan ada ulama yang tidak mendukung, itu hal biasa. Karena ulama di setiap kontekstasi politik selalu mendukung Paslon. Tetapi menurutnya, ada politisi yang hanya menjadikan ulama ibaratnya daun salam pada masakan. Menjadi penyedap rasa, dan setelah masakan itu matang, yang pertama dibuang adalah daun salamnya.

“Jokowi tidak begitu, Ia bahkan mendudukkan ulama di posisi wakil. Tidak memposisikan sebagai daun salam, habis Pemilu Wabillahi Taufik walhidayah, Wassalam. Tapi ia mengajak bersama. Jokowi juga menjadikan dirinya tauladan, tidak memiliki lahan ratusan ribu hektar. Tidak tergoda korupsi, bahkan anak-anaknya hanya penjual Martabak dan Pisang Goreng,” ujar Ma’ruf.

“Betul apa tidak? Yakin pilih Jokowi di Pemilu 17 April? Pasti? Tidak Goyah lagi? Janji?” tanya Ma’ruf kepada audiens yang disambut dengan jawaban antusias dan mantap pada pilihan Jokowi-Ma’ruf.

Karenanya Ma’ruf mengharap doa dandukungan warga Makassar. Terlebih menurut dia, sejak kunjungannya di Sulsel, dirinya telah mendapat gelar “Karaeng Manaba” yang berarti Ma’ruf telah jadi bagian warga Makassar.

“Jadi saya sekarang Karaeng. Insya Allah kalau menang di Pilpres berarti saya mewakili warga Makassar,” tuturnya. (*SN)

redaksi2

Recent Posts

  • Nasional

Edukasi Gemar Memasyarakatkan Ikan, Mahasiswa Budidaya Perairan Unhas Gelar Penyuluhan di SDN 119 Barru dan SDN 117 Barru Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Sucianti Lestari, melaksanakan program kerja GEMARI…

3 hari ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan PSN 3M Plus di Rumah Warga Desa Lawallu

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)…

3 hari ago
  • Nasional

Edukasi Risiko Jatuh pada Lansia, Mahasiswa Fisioterapi Unhas Gelar Penyuluhan di Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja

BARRU – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Marseila Abigael Pasorong, melaksanakan program kerja dengan tema LANGKAH (Lansia…

1 minggu ago
  • Nasional

Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi “SIAGA STUNTING” untuk Perkuat Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan di Desa Lawallu

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk "SIAGA STUNTING: Sinergi…

1 minggu ago
  • Nasional

Taruna Ikrar Bertemu Dudung Abdurachman, BPOM Perkuat Perlindungan Masyarakat dan Daya Saing Industri Nasional

JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 bulan ago