WAHANA INFOTA, ENREKANG — Kepala Desa Langda Kecamatan Buntu Batu, Rizal tengah merancang konsep pembangunan Desa bertaraf internasional.
Desa Internasional tersebut dimaksudnya untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sebagai mana visi misi pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang yakni Enrekang Maju Aman Sejahtera dan Religius (EMAS).
Desa internasional tersebut nanti akan menggiring perputaran ekonomi di pasar global internasional, tentunya dengan memaksimalkan pengelolaan potensi lokal seperti potensi wisata, potensi pertanian dan potensi lainnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut maka pihak tengah mempersiapkan segala perangkat yang dibutuhkan baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), informasi dan infrastruktur dan segala perangkat yang dibutuhkan.
Di sektor SDM, Rizal akan membuat program peningkatan kapasitas dan skill (capacity and skill building) yakni pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional dengan berkolaborasi dengan Kampung Inggris Baraka yang menyasar kaum milenial sebanyak 50 orang.
“Yang paling penting dalam membangun Desa adalah SDM karna SDM akan menentukan kemajuan desa itu sendiri. Kalau yang lalu, kita lakukan pelatihan driver dan Alhamdulillah, lulusannya sudah kerja. Sekarang, ada juga kita kirim ke BLK Makassar untuk mengikuti pelatihan mesin. Tahun depan kita programkan pembelajaran bahasa Inggris,” Kata Rizal di Kantornya, Kamis, (18/11/2021).
Selanjutnya, pihaknya juga tengah membenahi sistem informasi desa diwilayahnya. Pihaknya akan menyajikan konten informasi dalam dua versi bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang akan dipublis melalui website desa, media online, media sosial seperti facebook, intagram, Twitter, Youtube dan jenis media lainnya.
Sementara infrastruktur, pemerintah Desa Langda tengah membenahi sektor wisata. Setidaknya ada beberapa titik destinasi wisata menjadi wisata andalan di Desa Langda dengan kategori wisata Tirta seperti air terjun dan arum jerami dan destinasi wisata lainnya.
Rizal mengaku bahwa pihaknya telah membangun sektor wisata ini beberapa tahun lalu namun terhambat karna COVID 19. ” Lamami kita garap itu (wisata) tapi karna covid jadi terhambat sedikit,” sambungnya
Bentuk lain keseriusan dalam mengembangkan pariwisata di Desanya, dirinya juga sangat aktif mengutus masyarakat untuk mengikuti berbagai pelatihan pengembangan wisata seperti pelatihan homestay, pelatihan pengembangan desa wisata, pelatihan inovasi dan higinietas kuliner, pelatihan mitigasi bencana di destinasi bencana, pelatihan pengelolaan toilet dan jenis pelatihan lainnya yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Enrekang
Dirinya sangat yakin bahwa konsep pembangunan tersebut akan terwujud dan memberikan dampak positif terutama dampak ekonomi kepada seluruh masyarakat, apalagi wilayahnya merupakan salah satu jalur wisata Latimojong yang sudah banyak dikunjungi wisatawan.
” Intinya, konsep pembangunan yang kita rancangan ini semua untuk dan demi kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya. (**)













Leave a Reply