oleh

Mahasiswa Asal Soppeng Membawa BESTRA Kembali Sabet Juara Umum di FTMI XV se-Sulselbar di Palopo

WAHANA INFOTA – Kemenangan sesungguhnya di proses, hasil hanya bonus yang tak seberapa. Bekerja keraslah. Ungkapan ini telah dibuktikan oleh Rostan Yuniardi, seorang mahasiswa semester 9 jurusan Sastra Indonesia asal Soppeng, Sulawesi Selatan yang berhasil membawa Bengkel Sastra DEMA JBSI FBS UNM kembali meraih juara umum di ajang FTMI XV se-Sulselbar di Palopo.

Rostan merupakan sosok pemuda yang patut diteladani kegigihannya dan prestasinya yang cukup banyak terkhususnya pada bidang teater.
Salah seorang anggota Bengkel Sastra, Pria berkebangsaan Indonesia ini menjabat sebagai pemangku Adat Teater Bengkel sastra Periode 2018-2019, Sebagai Ketua umum HMPS SASINDO DEMA JBSI FBS UNM Periode 2017-2018,

Menjadi Aktor Udin dalam naskah mega mega karya arifin C Noer  di Fesrival Teater Mahasiswa Indonesia 12.  Sebagai Aktor Sandek, naskah Dalam Bayangan Tuhan karya Arifin C Noer, Pentas Tahunan Denting 2 Begkel Sastra. Sebagai Aktor Tuan Damara Di Festival Teater Mahasiswa Indomesia 14 Kissa, dan mementaskan Naskah Tania Andi Di GRADASI Bengkel Sastra sebagai Aktor orang-orang dan Suro,

Rostan Yuniardi sebagai Penulis Naskah Kulawarga Juara Umum FTMI 14 Kissa, Sebagai Juara III Ivent Menulis Puisi Nasional yang di selenggarakan Oleh SastraIndonesia.net, Penulis script Film ‘kesempatan kedua untuk kembali’. Di amanahkan menjadi Sutradara Naskah kulawarga  FTMI 14 Kissa, Sutradara Pentas Sandya Aksara dengan naskah Nyonya Nyonya Karya Wisran Hadi, Sebagai Astrada Pentas kelas PBSI naskah Ramli Ramlah karya Aziz nojeng, Menjadi Penari di Opening Ceremony FTMI 13 Bengkel Sastra. ketua komisi riset dan kajian strategis MAPERWA FBS UNM periode 2019-2020

Pada tahun ini, Rostan kembali membawa Bengkel Sastra meraih juara umum pada ajang festival teater mahasiswa Indonesia se-sulselbar di Palopo, tahun ini pria yang akrab disapa Ardi ini memenangkan nominasi sutradara dan penyaji terbaik di ajang ini.

Seperti dalam kutipan naskah latinro karyanya ia mengungkapkan “lebih baik tidur saja, dari pada bangun tidak benar-benar hidup,bermanfaatlah bagi sesama. (*Sn)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed