Categories: Kilas Daerah

KPK Apresiasi Kinerja Unit Layanan Pengadaan Pemkab Luwu Utara

WAHANA INFOTAMasamba – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Korupsi Wilayah VIII Sulawesi Selatan mengapresiasi apa yang telah dilakukan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara pasca kedatangan KPK pada 2017 yang lalu.

Dalam kegiatan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Satgas KPK pada Rabu (14/11/2018) kemarin, ULP Luwu Utara mendapat beberapa apresiasi, di antaranya adalah yang terkait dengan pengurangan paket Pengadaan Langsung (PL) dari 1.277 di 2017 menjadi 854 di 2018, serta pelaksanaan Konsolidasi Paket yang dilakukan ULP.

“Alhamdulillah, kemarin Satgas KPK mengapresiasi apa yang kita lakukan selama ini pasca kedatangan pertama KPK di Luwu Utara. Salah satunya adalah penurunan jumlah Pengadaan Langsung dari 1.277 paket di 2017 menjadi 854 paket di 2018. Ini sangat diapresiasi KPK,” ungkap  Kepala ULP, Amry Alauddin, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/11).

Oleh KPK, sistem Pengadaan Langsung yang hampir seluruh daerah menerapkannya memang sangat rawan terjadi penyimpangan. Untuk itu, kata Amry, KPK menginstruksikan agar segera melakukan perbaikan terhadap Pengadaan Langsung ini. “Kemarin, saat datang, KPK takjub terhadap penurunan jumlah paket Pengadaan Langsung di Luwu Utara,” ungkapnya.

Terkait Konsolidasi Paket, ULP Lutra sudah melakukannya berdasarkan Perpres 77 yang dipertegas lagi di Perpres Nomor 4 Tahun 2015. Di mana dalam regulasi tersebut mendorong konsolidasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa. “Konsolidasi yang kami lakukan itu ada dua, yaitu konsolidasi perencanaan dan konsolidasi pelaksanaan,” ucap Amry.

Ia menambahkan, saat pertama kali datang ke Luwu Utara, KPK meminta agar ULP melakukan konsolidasi paket di semua Perangkat Daerah. “Waktu itu, kami jawab bisa. Kami melakukannya sebelum SPSE versi 4.3 mengakomodir hal itu. Jadi, konsolidasi paket ini sebenarnya mempermudah kami dari sisi pekerjaan dan juga dari sisi waktu,” pungkasnya.(LH/HMS/**SN)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

3 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

1 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago